25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Disperpusip Jatim-BPBD Jatim Manfaatkan Dongeng untuk Pengungsi


Surabaya, Bhirawa
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Jawa Timur berkolaborasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur memberikan pendekatan layanan secara komprehensif pada masyarakat terutama para pengungsi ketika mereka terdampak bencana.

Kegiatan tersebut diwujudkan dalam pelatihan mendongeng serta workshop berliterasi kepada 22 staf BPBD Jatim, Selasa (3/2).

Kepala Disperpusip Jatim, Ir. Tiat S. Suwardi, MSi mengukapkan kolaborasi dilakukan bertujuan memberikan layanan pada masyarakat secara holistik, terutama pemahaman literasi kebencanaan yang dibangun BPBD Jatim lewat pojok bacanya.

“Langkah ini memberikan pendekatan pemahaman baik dan benar pada masyarakat seputar penanganan bencana melalui pendekatan literasi, salah satu sinergitas dibangun melalui pendekatan pemahaman mendasar bagi anak-anak melalui cara mendongeng dan read aloud, cara tersebut ampuh memberikan pemahaman sederhana pada anak-anak dan masyarakat soal penanganan bencana dan bahayanya” ucapnya.

Lanjut Tiat, mengatakan mendongeng suatu cara jitu memberikan edukasi, dengan memberikan pendekatan pemahaman serta edukasi sederhana yang menarik, apalagi terhadap sebuah bencana alam, yang mana aspek ketenangan, simulasi tindakan dan kepatuhan menjadi hal penting.

“Disperpusip Jatim mencoba mengajak kepada teman-teman BPBD bagaimana tips and trik dalam mendongeng itu bisa tersampaikan, seperti menggunakan tokoh hewan atau anak-anak yang cerdik, disertai pesan siaga, alur pra bencana, saat kejadian hingga pasca bencana secara sederhana,” tutur Tiat.

Tiat menceritakan bahwa membaca jadi hal penting dan fundamental yang harus dikembangkan sejak dini, program pojok baca menjadi inisiasi dari DWP Provinsi Jatim, dan sebagai motor perubahan, memperkuat dan mempercepat capaian pembangunan daerah melalui budaya membaca dan literasi.

Berita Terkait :  Prodi D3 Keperawatan Unimus Semarang Selenggarakan Pelatihan BTCLS

“Mari terus bergerak bersama jadikan perpustakaan sebagai sahabat dan tempat yang selalu dirindukan serta tempat bertumbuh, belajar dan berbagi cerita,” pungkasnya.

Salah satu pendongeng, Kartikanita Widyasari menjelaskan tips dan trik mendongeng ialah bagaimana mengawali supaya anak-anak keranjingan membac,. salah satunya diawali dengan dongeng.

“Dongeng adalah cerita nyata atau rekaan dengan cara ekspresif, hingga menimbulkan imajinatif yang membuat kecanduan bagi mereka tanpa disadari dari suka buku,” ungkapnya.

Kartikanita mencontohkan cara mendongeng yang menarik, seperti satu judul dongeng yang diangkat yakni Awas, Banjir Datang, dirinya bercerita bagaimana peristiwa hujan turun begitu deras, dengan ekspresi yang menarik serta dibumbui suara menggelegar, dirinya bercerita bagaimana dampak hujan yang ditimbulkan jika diakibatkan adanya kerusakan alam yang terjadi. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru