25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Moh Iksan: Kompetensi Guru dan Pola Pengawasan Pembelajaran Sangat Penting


Sumenep, Bhirawa
Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menekankan pentingnya peningkatan penguasaan materi pelajaran oleh guru sebagai fondasi utama mutu pendidikan di sekolah. Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Moh. Iksan.

Ia menyebut, lemahnya penguasaan materi dapat berdampak langsung pada rendahnya pemahaman siswa. Karena itu, guru diminta tidak hanya menyampaikan pelajaran secara administratif, tetapi benar-benar memahami substansi materi yang diajarkan. “Guru harus menguasai materi, bukan sekadar menyelesaikan kewajiban mengajar. Kualitas pembelajaran sangat ditentukan oleh kesiapan dan kompetensi guru di kelas,” kata Moh. Iksan, Selasa (3/2).

Selain kompetensi individu, pelaksanaan pembelajaran juga wajib mengacu pada regulasi pendidikan yang berlaku. Setiap sekolah harus memastikan proses belajar mengajar berjalan sesuai standar nasional pendidikan, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi. “Jika selama ini sebatas memenuhi tugas sebagai pengajar, mulai sekarang mari kita bekali diri dengan penguasaan materi pelajaran masing-masing, sehingga siswa bisa menerimanya dengan baik,” ucapnya.

Dalam hal pengawasan, Moh. Iksan menyoroti peran strategis pengawas sekolah dan kepala sekolah. Keduanya diminta aktif memantau pola pembelajaran guru, termasuk metode mengajar dan interaksi di ruang kelas.

“Pengawasan harus berjalan efektif. Kepala sekolah dan pengawas jangan hanya fokus pada administrasi, tetapi juga kualitas proses belajar mengajar di kelas,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar sistem pembelajaran tidak menekan siswa. Pendekatan yang terlalu kaku justru dapat menurunkan minat belajar para siswa. “Pembelajaran harus menyenangkan. Siswa harus merasa nyaman, bukan tertekan. Kalau suasana kelas baik, materi akan lebih mudah diterima,” katanya.

Berita Terkait :  Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, Koramil 0817/02 Wringinanom Gotong Royong Dukung KMP

Guru pun didorong membangun kedekatan emosional dengan siswa guna menciptakan komunikasi dua arah yang sehat. Relasi yang positif dinilai mampu meningkatkan partisipasi siswa serta mendorong keberanian mereka dalam bertanya dan berpendapat. “Kami juga akan memperkuat pembinaan serta evaluasi berkala terhadap satuan pendidikan sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pembelajaran secara menyeluruh,” tukasnya. [sul.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru