30 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Targetkan 10 Ribu Pengusaha Bergabung, ASPIN Berdayakan Pengusaha Lokal

Surabaya, Bhirawa
Di tengah ekonomi yang penuh ketidakpastian, para pengusaha Indonesia membutuhkan solusi atas tantangan yang makin sulit di dunia usaha, serta kurangnya wadah bagi para pengusaha dalam menyampaikan aspirasi.

Asosiasi Sejuta Pengusaha Indonesia (ASPIN) yang non-politik dan fokus fokusnya untuk kepentingan pengusaha Indonesia ini pun lahir dari hasil pertemuan Hermanto Tanoko bersama dengan pengusaha berbagai skala dan lintas sektor, yang berharap ada jembatan dengan pemerintah sebagai pembuat regulasi.

“Banyak pengusaha yang bertemu saya, mereka bercerita kalau butuh menjalin komunikasi dengan pemerintah sebagai pembuat regulasi dan kebijakan. Sedangkan tidak semua wadah pengusaha yang saat ini tersedia mampu membawa harapan itu tanpa terfragmentasi dan mempunyai kepentingannya masing-masing,” terang Ketua Umum ASPIN, Hermanto Tanoko, Minggu (1/2).

Untuk itu, mereka berharap ada wadah strategis yang diciptakan Hermanto Tanoko agar mengakomodasi kebutuhan serta harapan pengusaha Indonesia.

Ditahun ini, Hermanto Tanoko berharap akan ada 10 ribu pengusaha yang akan bergabung dengan ASPIN.

“10 ribu pengusaha akan bergabung bersama ASPIN hingga akhir tahun 2026 ini,” tegasnya.

ASPIN lahir sebagai wadah independen yang menjembatani, memperjuangkan, dan menggerakkan pengusaha Indonesia tanpa batas sektor dan kepentingan.

Hermanto Tanoko menambahkan hadirnya ASPIN diharapkan mewujudkan dunia usaha nasional yang kuat, bermutu, berdaya cipta, dan berdaya saing tinggi dalam wadah yang profesional.

Berita Terkait :  Tiga Tahun Pemprov Jatim Maksimalkan Penurunan Angka Kekerasan Perempuan dan Anak

ASPIN diperkuat dengan figur-figur pengusaha Indonesia yang bereputasi baik dan mau bergerak bersama menciptakan pertumbuhan.

“ASPIN bertujuan untuk menjadi mitra strategis bagi pengusaha dan pembuat kebijakan. Kami ingin memastikan suara pengusaha didengar dan diberdayakan untuk mendorong kebijakan yang mendukung pertumbuhan dunia usaha dalam negeri,” paparnya.

Melalui semangat “Kolaborasi Strategis, Akselerasi Bisnis” program dan kegiatan ASPIN dirancang untuk memperluas relasi, memperkuat spirasi, dan mengakselerasi pertumbuhan dunia usaha. Di dalam naungan ASPIN, terdapat 24 bidang usaha untuk saling berkolaborasi.

“Tahap awal pembentukan keanggotaan, selanjutnya kolaborasi antar sesama anggota. Target anggota hingga akhir tahun 2026 ini sebesar 10 ribu,” tuturnya.

Dengan ASPIN Hermantao ingin brand lokal yang diutamakan. Berbagai macam sektor saat ini dikuasai merek asing. Kosmetik 80 persen asing, 20 persen dibagi perusahaan lokal. Semua sektor dijadikan pasar mereka kan sayang.

“Yang kuat brand Indonesia mie instan dan kopi. Mengangkat brand Indonesia ke tingkat global dan tidak hanya jadi tukang jahit karena yang mendapatkan nilai tambah mereka. Banyak produk global yang maklon di Indonesia. Mesin dari luar, pekerja indonesia. Saatnya jadikan merek indonesia jadi brand,” tandanya.

Sementara itu Merry Riana, ekonom dan motivator yang turut hadir mengatakan ASPIN fasilitasi networking dan tempat berkumpulnya pengusaha lintas sektor, lintas generasi. Tidak hanya pengusaha mapan, melainkan juga ada pengusaha muda.

Berita Terkait :  Bupati Bojonegoro Berharap Perpustakaan Bisa Menginspirasi Masyarakat Gemar Membaca

“Ekonomi bergerak kalau ada partisipasi swasta. ASPIN tidak hanya sekadar kumpul, juga program praktikal, berdiskusi, kunjungan ke pabrik langsung. ASPIN juga fasilitasi networking, dikenalkan dengan pemodal dan bank sehingga bisa sama-sama berkembang. ASPIN memulai langkah strategisnya menyatukan pengusaha, mendukung mereka menuju kemajuan, dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih cerah,” katanya.

ASPIN diresmikan di Grand Ballroom VASA Hotel Surabaya Sabtu 31/1 sekaligus memulai langkah besar periode kepengurusan 5 tahun ke depan.

Hadir banyak pengusaha ternama dan tokoh berpengaruh di Indonesia seperti Gandi Sulistiyanto, Jahja. Soenarjo, Merry Riana, Rivan Kurniawan, Jhonny Thio, Robert Tansil, Tjahjono Haryono, dan ribuan pengusaha offline maupun online, lintas bidang dan berbagai skala usaha, mulai dari Start Up, SME, hingga Corporate.[riq.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru