24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Jatim Perkuat Komitmen Keselamatan Kerja, Gubernur Dijadwalkan Tutup Bulan Bakti K3

Pemprov Jatim, Bhirawa
Rangkaian peringatan Bulan Bakti Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional di Jawa Timur yang berlangsung sejak 12 Januari akan mencapai puncaknya pada 12 Februari 2026. Acara penutupan ini rencananya akan dikemas dalam bentuk seminar besar bertajuk pemberdayaan K3 yang rencananya diselenggarakan di Grand Ballroom Hotel Mercure Mirama Surabaya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur Sigit Priyanto menyatakan bahwa seminar ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan berbagai asosiasi K3. Sebanyak 250 peserta diprediksi akan memadati lokasi acara, yang terdiri dari 150 perwakilan perusahaan di Jawa Timur, serta sisanya dari unsur pengawas ketenagakerjaan dan panitia.

“Kami sangat berharap Ibu Gubernur dapat hadir secara langsung untuk membuka acara sekaligus memberikan arahan. Ini adalah momentum penting untuk memperkuat komitmen kita terhadap keselamatan kerja di sektor industri,” ujar Sigit, Selasa (27/1/2026).

Selain seminar, acara penutupan direncanakan berlangsung meriah dengan berbagai atraksi yang menampilkan simulasi dan ketangkasan personel K3 di area outdoor Hotel Mercure. Atraksi ini bertujuan untuk menunjukkan kesiapsiagaan Jawa Timur dalam menghadapi risiko kerja di lapangan.

Selama satu bulan penuh, kampanye K3 telah digelorakan secara masif di seluruh penjuru Jawa Timur. Pihak Disnakertrans mencatat antusiasme perusahaan tahun ini sangat luar biasa. Banyak perusahaan yang secara mandiri menyelenggarakan upacara, perlombaan internal, hingga pemasangan atribut K3 seperti bendera dan baliho sebagai bentuk kampanye nyata.

Berita Terkait :  Tinjau Drainase, Suhat Banyak Temukan Saluran Buntu

“Tahun ini permintaan personel pengawas untuk menjadi pembina upacara di perusahaan-perusahaan sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya budaya K3 sudah meresap hingga ke tingkat operasional perusahaan,” tambah Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3, Tri Widodo.

Meskipun tantangan ekonomi global dan isu beban utang negara menjadi sorotan di media nasional, Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap memprioritaskan keselamatan pekerja sebagai pilar utama keberlanjutan ekonomi. Dengan investasi besar pada proyek-proyek strategis di Jawa Timur yang memiliki risiko tinggi, penerapan standar K3 yang ketat menjadi harga mati.

“Seminar penutupan ini diharapkan menjadi ajang konsolidasi bagi lebih dari 150 perusahaan besar di Jawa Timur untuk terus menjaga nihil kecelakaan kerja (Zero Accident) di wilayah masing-masing,” pungkas Sigit.[rac.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru