Kota Batu, Bhirawa
Pemerintah Kota Batu berkomitmen terus mendorong penguatan karakter sportivitas, kebersamaan, dan pembinaan atlet sejak usia pelajar. Karena olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun disiplin, kerja sama, dan semangat juang generasi muda.
Pekan ini Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Kota Batu menggelar Turnamen Gateball Kota Batu yang dilaksanakan di Lapangan Sudirman Pusdik Arhanud Kota Batu.
Turnamen Gateball Kota Batu ini merupakan pertandingan tri bulanan Forum Silaturahmi Gateball Malang Raya di tahun 2026. Dan gelar turnamen ini sekaligus untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pergatsi Kota Batu ke-2.
Wali Kota Batu, Nurochman menyatakan apresiasi kepada seluruh Atlet Gateball Kota Batu yang terus bersemangat berlatih dan mengembangkan cabang olahraga (cabor) ini. Karena cabor ini tergolong baru namun memiliki prospek prestasi yang menjanjikan di tingkat regional maupun provinsi.
“Semoga Turnamen Gateball Kota Batu ini dapat terselenggara dengan sebaik-baiknya, menjunjung sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet gateball yang siap membawa nama Kota Batu pada ajang Porprov Jawa Timur mendatang,” ujar Nurochman, Senin (26/1).
Pertandingan tri bulanan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan cabor gateball. Hal ini juga untuk meningkatkan peran serta pelajar SMA dan SMK agar mampu menjadi sumber lahirnya atlet gateball potensial di masa depan.
Tercatat, ada sebanyak 16 tim ambil bagian dalam turnamen ini. Mereka terbagi dalam tiga kategori yaitu, delapan tim kategori senior, empat tim junior, dan empat tim pemula. “Komposisi tersebut mencerminkan proses regenerasi atlet Gateball di Kota Batu yang terus berjalan secara terstruktur,” jelas Nurochman.
Sebelumnya, Kota Batu telah menyatakan diri siap menjadi basis pembinaan Gateball Jatim. Karena itu Pemkot Batu berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan terhadap cabor gateball secara berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda dan pelajar.
Sebagai cabor baru, pemkot akan konsisten memberikan pelatihan kepada generasi muda kota ini. “Kita akan terus melanjutkan pelatihan untuk adik-adik generasi muda Kota Batu. Saat ini sudah mulai banyak yang antusias terhadap olah raga gateball, dan semoga bisa terus berkembang di Kota Batu,” harap Nurochman.
Wali Kota menyatakan keoptimisannya bahwa dengan pembinaan yang baik maka prestasi bisa dicapai Kota Batu melalui cabor gateball. Pemkot juga akan memberikan dukungan dan pembinaan lintas perangkat daerah sebagai upaya menyediakan ruang tumbuh bagi gateball.
Adapun dukungan pembinaan yang akan diberikan dimulai dari sisi infrastruktur, pelatihan, hingga kompetisi berjenjang. “Dan dijadikannya Kota Batu sebagai tempat penyelenggaraan Porprov Jatim IX untuk cabor gateball beberapa waktu lalu dapat menjadi awal yang baik bagi kemajuan gateball di Kota Batu,” tambah Nurochman.
Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Pengprov Pergatsi Jatim, Aries Agung Paewai. Ia menyatakan keikutsertaan gateball di Porprov Jatim IX beberapa waktu lalu merupakan langkah maju dalam pengembangan olah raga ini di tingkat provinsi.
Melalui pertandingan yang digelar tak hanya memperkuat posisi gateball di Jatim. Tetapi juga membuka peluang bagi tumbuhnya atlet gateball berbakat di berbagai kota dan kabupaten. “Gateball memang olah raga baru namun pelaksanaannya sudah kelas nasional. Bahkan sponsor sudah masuk. Ini pertanda gateball semakin diminati,” ujar Aries AP.
Ia menjelaskan bahwa gateball kini tak cuma jadi olahraga alternatif. Tapi mulai menemukan tempat di hati masyarakat Jatim. Jika pada Porprov IX cabor gateball diikuti sebanyak 19 kabupaten/kota, maka di even selanjutnya Pergatsi Jatim optimis 38 daerah bisa berpartisipasi dalam Kejuaraan Gateball Jatim. [nas.wwn]

