Bondowoso, Bhirawa
Upaya meringankan beban hidup pengayuh becak lanjut usia terus dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Melalui program bantuan sosial berbasis kemanusiaan, presiden menyalurkan 200 unit becak listrik kepada para pengayuh becak lansia di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Pendopo Raden Bagoes Asra, Minggu (25/1) dan dihadiri para penerima manfaat yang mayoritas merupakan pengayuh becak berusia lanjut yang selama ini masih menggantungkan hidup dari tenaga fisik di jalanan.
Becak listrik ini disalurkan menggunakan dana pribadi Presiden Prabowo Subianto, dan direalisasikan melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Partai Gerindra, serta Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Wakil Ketua Yayasan GSN, Nanik Sudaryati Deyang, menyampaikan bahwa program becak listrik lahir dari kepedulian mendalam Presiden Prabowo terhadap kondisi sosial para lansia yang masih harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
”Beliau sering sedih bahkan menangis melihat para lansia bekerja keras di jalanan, terutama di daerah-daerah dengan kondisi sulit,” ujarnya.
Menurut Nanik, bantuan becak listrik ini tidak berkaitan dengan agenda politik maupun janji kampanye. Program tersebut, kata dia, telah menjadi bentuk kepedulian Presiden Prabowo sejak jauh sebelum menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
Setiap unit becak listrik diproduksi PT Pindad dengan nilai produksi sekitar Rp22 juta per unit. Hingga awal 2026, Yayasan GSN tercatat telah menyalurkan sekitar 10 ribu unit becak listrik ke berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari program berkelanjutan.
Nanik menegaskan, seluruh becak listrik yang telah diserahkan tidak boleh dipindahtangankan. Ia meminta dukungan aktif pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan pemanfaatan bantuan, salah satunya dengan menyediakan fasilitas pengisian daya baterai (charger) di lokasi-lokasi strategis.
”Insyaallah bantuan tambahan becak listrik ini masih akan berlanjut setelah PT Pindad menyelesaikan pesanan dari Pak Presiden,” janjinya.
Melalui program ini, para pengayuh becak lansia diharapkan dapat bekerja dengan beban fisik yang lebih ringan, kondisi yang lebih aman, serta penghasilan yang lebih layak, sehingga tetap dapat menjalani masa tua dengan lebih bermartabat.
Sementara itu, Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas penyaluran bantuan becak listrik yang dinilai menyentuh langsung kepentingan masyarakat kecil, khususnya para pengemudi becak lanjut usia.
Menurut bupati, program ini merupakan cerminan nyata visi Presiden dalam mendorong pembangunan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus sejalan dengan upaya pengembangan transportasi ramah lingkungan.
”Ini wujud nyata visi Presiden dalam membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus mendukung transportasi ramah lingkungan,” kata Bupati.
Bupati berharap kehadiran becak listrik tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan para pengemudi becak, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi daerah, termasuk mempercantik wajah kota serta menjadi daya tarik wisata baru bagi Kabupaten Bondowoso. [san.fen]

