Bupati Gatut Sunu memberikan bingkisan pada anak yatim dan warga miskin saat membuka Musda Dekopinda Tulungagung, Minggu (25/1).
Pemkab Tulungagung, Bhirawa.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, mengajak seluruh jajaran Dekopinda dan pengurus koperasi di Tulungagung untuk mengedepankan kepentingan bersama dalam membangun koperasi. Selain diminta pula untuk terus menjaga soliditas dan memperkuat sinergi.
“Saya mengajak seluruh jajaran Dekopinda, serta seluruh pengurus koperasi di Kabupaten Tulungagung, untuk terus menjaga soliditas, memperkuat sinergi, dan mengedepankan kepentingan bersama, dalam membangun koperasi,” ujarnya saat membuka Musda Dekopinda Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Minggu (25/1) siang.
Ia menyebut ajakannya tersebut sesuai dengan tema Musda Dekopinda saat ini, yakni dengan semangat Musda Dekopinda, kita wujudkan persatuan gerakan koperasi menuju Tulungagung maju. “Ke depan, saya ingin Dekopinda bisa menumbuh kembangkan koperasi sebagai implementasi fungsi fasilitasi, edukasi, dan advokasi,” terangnya.
Selanjutnya Bupati Gatut Sunu berharap melalui musda akan terpilih pengurus Dekopinda Tulungagung yang amanah, visioner, dan mampu membawa organisasi koperasi ke arah yang lebih maju. Termasuk bisa menjadi momentum untuk menghidupkan kembali koperasi, sebagai alat perjuangan ekonomi kerakyatan.
“Kepada pengurus baru, yang nanti akan dibentuk, saya juga berpesan agar bisa membangun sinergi dengan seluruh jajaran Pemkab Tulungagung. Kita harus solid, satu barisan, dan selalu bekerja sama, sehingga cita-cita pembangunan koperasi akan mampu kita wujudkan dengan baik,” paparnya.
Sebelumnya, Ketua Dekopinda Tulungagung periode 2021 – 2026, Nyadin, menyatakan terima-kasihnya pada Bupati Gatut Sunu karena untuk pertama kalinya Dekopinda Tulungagung dapat menggelar musda di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.
“Ini perhatian yang luar biasa dari Bapak Bupati pada koperasi,” katanya.
Nyadin dalam pembukaan Musda Dekopinda juga membeberkan selama kepemimpinannya telah melakukan kegiatan advokasi dengan melakukan aksi penolakan RUU PPSK di Jakarta. Di mana RUU PPSK itu salah satu pasalnya menyebut koperasi simpan pinjam dalam pengawasan OJK.
“Kami konsisten mengawal eksistensi koperasi,” tadasnya.
Sementara itu, Ketua Dekopinda Jawa Timur, Slamet Sutanto, saat menyampaikan sambutannya sempat meminta kesediaan Bupati Gatut Sunu untuk menjadi Ketua Dekopinda Tulungagung periode lima tahun mendatang.
“Menjadi Ketua Dekopinda bukan sebagai bupati, tetapi sebagai Gatut Sunu,” pintanya.
Permintaan Slamet Sutanto ini tidak langsung mendapat respon dari Bupati Gatut Sunu. Mantan Wabup Tulungagung itu tampak enggan mengomentarinya.
Informasi yang diperoleh menyebutkan Bupati Gatut Sunu memang digadang-gadang untuk menjadi Ketua Dekopinda Tulungagung periode 2026 – 2031. Apalagi, Nyadin mengaku tidak mencalonkan lagi sebagai calon Ketua Dekopinda. Namun demikian, sampai berita ini ditulis Bupati Gatut Sunu belum menyatakan persetujuannya. (wed.hel)

