24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai, Ajak Tenaga 950 PPPK Paruh Waktu Jalankan Paradigma Kerja Berbasis Kinerja

Dindik Jatim, Bhirawa
Sebanyak 950 staf yang berasal dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Tulungagung dan Trenggalek ikuti Penghadapan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi Tahun 2024, Kamis (8/1).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMKN 3 Boyolangu Tulungagung ini disaksikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Para pegawai ini berasal dari beragam latar belakang tugas dan fungsi yang akan menopang layanan pendidikan di sekolah.

Proses penghadapan PPPK menjadi bagian penting dalam penguatan SDM disektor pendidikan. Khususnya bagi PPPK paruh waktu yang akan menjalankan tugas di satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB di wilayah Tulungagung dan Trenggalek.

Didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung, Dian Pemilu Sari, Kadindik menekankan kehadiran PPPK paruh waktu tidak boleh dimaknai sebatas pemenuhan administrasi kepegawaian, melainkan harus menjadi bagian dari transformasi kinerja aparatur pendidikan.

Ia menegaskan pentingnya paradigma kerja baru yang berorientasi pada hasil dan dampak nyata. Menurutnya, pola kerja ke depan tidak lagi diukur dari lamanya waktu bekerja, tetapi dari kualitas dan manfaat kerja yang dihasilkan.

“Paradigma kerja ini penting agar kehadiran PPPK paruh waktu benar-benar memberi kontribusi nyata bagi sekolah. Bukan semata tentang lamanya bekerja, tetapi bagaimana hasil kerja tersebut. Bukan hanya sekadar hadir dan menjalankan rutinitas, melainkan mampu menghasilkan kinerja yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan, serta mengubah pola kerja yang reaktif menjadi proaktif,” tegas Aries.

Berita Terkait :  Kadinsos Jatim Lakukan Pembinaan dan Monitoring di UPT PPSAB Sidoarjo

Pejabat lulusan IPDN ini menyebut perubahan paradigma kerja yang dimaksud adalah mencakup pergeseran dari budaya rutinitas menuju budaya kerja berbasis target dan capaian. Di mana setiap tenaga kependidikan memiliki tujuan yang jelas dan terukur dalam mendukung proses belajar mengajar.

Selain itu, ia mendorong seluruh PPPK paruh waktu untuk memiliki sikap proaktif, mampu membaca persoalan di lingkungan sekolah, serta berinisiatif memberikan solusi tanpa harus selalu menunggu arahan.

Menurut Aries, PPPK paruh waktu merupakan bagian penting dari ekosistem pendidikan. Oleh karena itu, profesionalisme, integritas, dan komitmen kerja harus terus dijaga agar keberadaan PPPK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh peserta didik dan sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Aries juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan sekolah sebagai bagian dari tanggung jawab bersama seluruh insan pendidikan.

Ia menegaskan bahwa lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan nyaman akan mendukung proses pembelajaran serta pembentukan karakter peserta didik secara optimal.

“Jaga kebersihan sekolah, jaga anak-anak kita, dan kawal terus mereka menuju cita-cita mereka. Lingkungan yang baik akan melahirkan proses pendidikan yang baik pula,” pesannya.

Melalui kegiatan penghadapan ini, diharapkan seluruh PPPK paruh waktu mampu memahami peran strategisnya, menginternalisasi paradigma kerja baru, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan pendidikan Jawa Timur yang berkualitas dan berdampak.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam membangun tata kelola pendidikan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan layanan bagi masyarakat. [ina.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru