Kab Probolinggo, Bhirawa
Polres Probolinggo memastikan pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum di Kantor Bupati Probolinggo berlangsung aman dan tertib. Kapolres Probolinggo, AKBP M Wahyudin Latif turun langsung memimpin pengamanan aksi damai dua kelompok masyarakat, Senin (5/1) kemarin.
Dalam aksi ini, Kapolres Probolinggo, AKBP M Wahyudin Latif menekankan pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif sebagai fondasi pembangunan dan iklim investasi di Kabupaten Probolinggo.
Kapolres juga menegaskan, Polri hadir untuk menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, tanpa mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban umum.
”Kami menjamin hak setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasi. Namun keamanan dan ketertiban harus tetap terjaga. Saya tekankan kepada seluruh personel agar bertugas secara humanis, profesional dan tidak terpancing provokasi,” ujar AKBP Latif.
Aksi ini terjadi berkaitan dengan proses seleksi Direktur Utama Perumdam Tirta Argopuro Kabupaten Probolinggo dan diikuti dua kelompok masyarakat dengan pandangan berbeda. Pihak Koalisi Masyarakat Independen Probolinggo yang berjumlah sekitar 100 orang menyatakan dukungan terhadap pemerintah daerah dan panitia seleksi.
Sementara itu, Aliansi L3GAM Probolinggo Raya, yang terdiri dari sejumlah LSM dengan sekitar 14 peserta, menyampaikan aspirasi kritis terhadap proses seleksi.
Untuk mengantisipasi potensi gesekan, Polres Probolinggo menerapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup, serta melakukan pengaturan jarak dan penyekatan antar kelompok massa, sekaligus mengawal jalannya aksi agar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Selain melakukan pengamanan di lapangan, Kapolres juga mengikuti audiensi bersama perwakilan Koalisi Masyarakat Independen Probolinggo di Ruang Argopuro 1 Kantor Bupati Probolinggo.
AKBP Latif juga mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan dugaan tindak pidana, termasuk premanisme dan pungutan liar, kepada kepolisian dengan disertai bukti dan saksi yang jelas.
”Kami tidak mentolerir segala bentuk premanisme dan pungli. Silakan laporkan secara resmi, dan kami pastikan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” tegasnya.
Selama pelaksanaan aksi damai dari dua kelompok ini, situasi terpantau aman, tertib dan terkendali. Tak ada insiden menonjol dan seluruh massa aksi membubarkan diri dengan tertib usai menyampaikan aspirasi. [fir.fen]

