Pemkot Batu, Bhirawa
Kota Batu berhasil meraih predikat Kota Sangat Inovatif dalam pelaporan inovasi melalui aplikasi Innovative Government Award (IGA) tahun 2025 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dan semua itu hasil kerja keras ASN yang menjadi kordinator dan validator inovasi bidang terkait.
Wali Kota Batu, Nurochman memberi penghargaan kepada para ASN iovatif tersebut yang diserahkan dalam Apel Pagi di halaman Balai Kota Among Tani, Senin (5/1).
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menjadi penggerak inovasi.
“Apalagi capaian yang ditunjukkan dalam pelaporan inovasi melalui aplikasi Innovative Government Award (IGA) tahun 2025 telah mampu mengharumkan nama Kota Batu di tingkat nasional,” ujar Nurochman.
Ia menjelaskan capaian Pemkot Batu di bidang inovasi pelaporan berbasis aplikasi ini merupakan hasil sinergi Bappelitbangda.
Karena OPD ini yang telah menjadi koordinator dan validator inovasi tingkat kota yang melibatkan seluruh SKPD, puskesmas, dunia pendidikan, dan Tim Among Inovasi Daerah.
Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota menyerahkan piagam kepada Koordinator dan Validator Inovasi Tingkat Kota. Penghargaan juga diberikan kepada sekolah terinovatif, SKPD/Puskesmas terinovatif.
Adapun untuk inovator pendidikan diberikan dengan kategori Terinspiratif. Sementara penghargaan untuk Tim Among Inovasi diberikan dengan kategori Inspiratif dan Responsif.
Wali Kota berpesan bahwa awal tahun 2026 harus menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program dan kinerja Pemerintah Kota Batu. Ia juga menekankan pentingnya sinergi inovasi dan kolaborasi sebagai budaya kerja ASN.
Sejumlah isu strategis menjadi perhatian ke depan. Antara lain, pengelolaan sampah, penataan parkir, pengendalian alih fungsi lahan, penguatan program bagi petani, serta komitmen pemerintah daerah terhadap perlindungan lingkungan dan mitigasi bencana.
“Ke depan seluruh program harus terukur, berdampak nyata bagi masyarakat, dan mencerminkan nilai ASN BerAKHLAK yang benar-benar diimplementasikan,” tandas Nurochman. (nas.dre)

