Probolinggo, Bhirawa
Mobilitas masyarakat melalui moda transportasi kereta api di wilayah Probolinggo meningkat selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9 Jember mencatat jumlah penumpang pada periode Nataru tahun ini mengalami kenaikan sekitar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan selama masa Angkutan Nataru 2025/2026 seluruh operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 berjalan aman, selamat, dan terkendali.
“Tidak terdapat gangguan besar maupun kejadian luar biasa yang menghambat perjalanan kereta api. Hal ini berkat kesiapan personel, penguatan koordinasi dengan berbagai pihak, serta dukungan masyarakat,” ujarnya, Senin (5/1).
Masa Angkutan Nataru yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 berjalan aman dan lancar. Sepanjang periode tersebut, total penumpang yang naik dan turun di wilayah Daop 9 Jember, termasuk Stasiun Probolinggo dan stasiun penyangga di sekitarnya, mencapai 416.945 penumpang.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Angkutan Nataru 2024/2025 yang mencatat 375.725 penumpang. Kenaikan ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat, termasuk warga Probolinggo, terhadap kereta api sebagai moda transportasi utama selama libur akhir tahun.
Sejumlah kereta api yang melayani penumpang dari dan menuju wilayah Probolinggo tercatat menjadi favorit masyarakat. Untuk layanan bersubsidi (PSO), KA Probowangi relasi Ketapang-Surabaya Gubeng menjadi yang paling diminati dengan okupansi 21.337 penumpang, disusul KA Sritanjung relasi Ketapang-Lempuyangan sebanyak 15.950 penumpang, serta KA Tawangalun relasi Ketapang-Malang Kota Lama dengan 14.529 penumpang.
Sementara itu, untuk layanan kereta api komersial, KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang-Pasarsenen mencatat 8.952 penumpang, KA Wijayakusuma relasi Ketapang-Cilacap sebanyak 8.320 penumpang, serta KA Ijen Ekspres relasi Ketapang-Malang dengan 8.004 penumpang.
Untuk mendukung kelancaran arus penumpang, KAI Daop 9 Jember mengoperasikan 26 perjalanan kereta api, terdiri dari 24 KA reguler dan dua KA tambahan, yakni KA Mutiara Timur Tambahan relasi Ketapang-Surabaya Gubeng pulang pergi.
Selain aspek keselamatan, KAI juga memperkuat layanan kepada penumpang dengan menyiapkan posko pelayanan, penambahan petugas frontliner, serta layanan kesehatan di sejumlah stasiun, termasuk di Stasiun Probolinggo.
“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang menggunakan kereta api selama libur Natal dan Tahun Baru. KAI akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan agar kereta api tetap menjadi pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” pungkas Cahyo.[fir.ca]

