24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Satgas Pengendalian Harga Pangan Pastikan Harga Sembako Stabil di Kabupaten Tulungagung

Tulungagung, Bhirawa
Memastikan harga bahan kebutuhan pokok stabil, Satgas Pengendalian Harga Pangan Tulungagung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah tempat sentra perdagangan sembako, Rabu (31/12) siang. Mereka memantau dan menyelidiki kemungkinan terjadi penyimpangan yang bisa membuat harga kebutuhan pokok melambung.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Fajar Widariyanto, mengungkapkan pemantauan harga sembako dilakukan dengan fokus utama komoditas beras. “Ini karena beras menjadi kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.

Ia selanjutnya menyebut setelah dilakukan sidak bersama tim Satgas Pengendalian Harga Pangan yang sebagian anggotanya adalah Perum Bulog dan Satreskrim Polres Tulungagung tidak ditemukan penjualan beras yang melebihi harga eceran tertinggi (HET). “Alhamdiulilah, sampai saat ini masih di level aman, baik beras premium maupun medium. Semuanya masih di bawah HET,” ujarnya.

Bahkan, untuk beras SPHP, menurut dia, juga masih aman dan masih tersedia di pasaran. Termasuk di Pasar Ngunut yang juga menjadi lokasi monitoring Satgas Pengendalian Harga Pangan Tulungagung.

“Kebutuhan pokok kita kan beras. Ketika beras itu relatif stabil, kami yakin masyarakat akan merasa aman dan terpenuhi kebutuhan pokoknya. Untuk yang lain kan penunjang,” paparnya.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, memastikan stok beras di Tulungagung aman. Di dua kompleks pergudangan milik Bulog Tulungagung kini masih tersimpan beras sebanyak 23.000 ton.

Berita Terkait :  Kain Bercak Harapan; ‘Batasan’ Adalah Harapan dan Kami Percaya Itu!

“kondisi beras kita aman, meski penyaluran SPHP maupun bantuan pangan berjalan nonstop masih aman. Stok beras cukup untuk kebutuhan hingga dua belas bulan ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” tandasnya.

Bulog Tulungagung, lanjut dia, bersama Satgas Pengendalian Harga Pangan berkomitmen untuk menjaga pasokan beras agar tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga. Semuanya agar tidak menimbulkan keresahan di masyakarat.

“Di momen Nataru ini merupakan momen krusial karena masih memasuki musim tanam. Belum masa panen dan ini yang perlu kita kawal,” tuturnya.

Sedang Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ryo Pradana, menegaskan jika harga beras di Tulungagung menjadi perhatian dari Satgas Pangan. Meski saat ini harga beras terpantau stabil.

Ia menyebut akan terus melakukan pemantauan sehingga dapat menekan jika ada pihak tertentu yang akan menaikkan harga komoditas beras. “Pantauan kami lakukan tidak hanya di pasar modern. Tetapi juga di pasar-pasar tradisional,” pungkasnya.[wed.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru