24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Optimalkan Aset PTN-BH, UM Resmikan Hotel Adam Bachtiar


Kota Malang, Bhirawa
Universitas Negeri Malang (UM) resmi mengoperasikan Hotel Adam Bachtiar sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian finansial institusi. Peresmian hotel yang berlokasi di area kampus tersebut dilakukan langsung oleh Rektor UM, Prof. Hariyono, bertepatan dengan momen refleksi akhir tahun, Selasa (30/12) kemarin.

Penamaan hotel ini merupakan bentuk penghormatan (honoring) kepada Prof. HS Adam Bachtiar, tokoh sentral sekaligus perintis awal Universitas Negeri Malang yang dahulu menjabat sebagai pimpinan Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG).

Rektor UM, Prof. Hariyono mengungkapkan, sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), UM dituntut untuk kreatif dalam mengelola aset agar tidak menjadi ‘aset tidur’. Optimalisasi aset ini menjadi kunci agar kampus memiliki sumber pendapatan mandiri (income generating) yang tidak semata-mata bergantung pada sumbangan pendidikan mahasiswa.

“Aset yang dimiliki UM harus dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat. Keberadaan hotel ini diharapkan mampu mengefisiensi anggaran kampus. Kegiatan internal tidak perlu lagi menggunakan hotel di luar, sehingga perputaran ekonomi tetap berada di lingkungan UM,” ujar Prof. Hariyono.

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa sosok Adam Bachtiar dipilih karena jasa intelektualitas dan kepemimpinannya. “Beliau adalah kartograf pertama di Indonesia. Ke depan, gedung-gedung lain di UM juga akan menggunakan nama tokoh-tokoh yang berjasa bagi perkembanga kampus ini,” tambahnya.

Di sisi lain, Wakil Rektor II UM, Prof. Dr. Puji Handayati, menyebutkan bahwa peresmian ini menjadi simbol pertumbuhan institusi. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang digelar di masjid, refleksi akhir tahun kali ini sengaja dilakukan di hotel baru tersebut untuk menunjukkan progres pembangunan fisik dan layanan UM.

Berita Terkait :  Komite IV DPD RI Dorong Penguatan Stabilitas Keuangan dan Akselerasi Kredit untuk Pertumbuhan Ekonomi

“Prinsipnya, hari besok harus lebih baik dari hari ini. Fasilitas ini tidak hanya mendukung akademik, tapi juga berfungsi sebagai unit usaha yang kompetitif,” tegas Prof. Puji.

Sementara itu, Direktur Sarana Prasarana dan Aset UM, Prof. Dr. Sunaryono, menjelaskan bahwa hotel yang sebelumnya dikenal sebagai Wisma Ringgit ini kini memiliki standar fasilitas setara hotel bintang dua. Bangunan tersebut terdiri dari 32 kamar yang dilengkapi fasilitas modern seperti air panas dan ruang pertemuan.

Menariknya, pengembangan hotel ini tetap mempertahankan kaidah pelestarian cagar budaya. “Kami tetap mempertahankan struktur bangunan lama yang masuk kawasan cagar budaya. Polesannya saja yang diperbarui, sementara bangunan tambahan dikonsep modern agar ada kesinambungan antara nilai sejarah dan kebutuhan masa kini,” jelasnya.

Meski diprioritaskan untuk kegiatan internal kampus dengan tarif khusus bagi sivitas akademika, Hotel Adam Bachtiar tetap dibuka secara profesional untuk masyarakat umum. Seluruh fasilitas ditargetkan rampung secara paripurna pada April 2026 mendatang. [mut.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru