25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Akhir 2025, Polres Mojokerto Kota Catat Penurunan Signifikan Pelanggaran Tipiring

Kota Mojokerto, Bhirawa
Polres Mojokerto Kota mencatat penurunan signifikan pelanggaran tindak pidana ringan (Tipiring) sepanjang tahun 2025. Berdasarkan hasil evaluasi akhir tahun, jumlah kasus Tipiring turun 32,6 persen, dari 892 kasus pada 2024 menjadi 601 kasus pada 2025.

Data ini disampaikan dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 yang digelar Polres Mojokerto Kota, Senin (30/12). Konferensi pers dipimpin Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto didampingi para pejabat utama.

Kapolres menjelaskan, penurunan Tipiring terjadi pada sejumlah pelanggaran yang selama ini meresahkan masyarakat, di antaranya peredaran minuman keras ilegal, pelanggaran asusila, konvoi dan balap liar, serta penggunaan knalpot brong. Meski demikian, pihaknya mencatat adanya peningkatan aktivitas meminta-minta di sejumlah titik ruang publik.

”Konferensi pers akhir tahun ini merupakan bentuk transparansi kinerja kami kepada masyarakat. Capaian ini tidak lepas dari dukungan masyarakat serta sinergi lintas sektor,” ujar AKBP Herdiawan.

Sepanjang tahun 2025, Polres Mojokerto Kota juga mengamankan 1.323 botol minuman keras ilegal dari berbagai jenis dalam rangka penertiban penyakit masyarakat.

Selain Tipiring, Polres Mojokerto Kota mencatat 233 laporan tindak pidana sepanjang 2025 dengan 104 kasus berhasil diselesaikan. Kasus menonjol meliputi penipuan dan penggelapan, pencurian dengan pemberatan (curat), curanmor, judi, kejahatan ITE, hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Di bidang pemberantasan narkoba, Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota menangani 120 kasus dengan 147 tersangka, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain lebih dari 1,6 kilogram sabu, ribuan pil Double L, ekstasi, serta psikotropika golongan IV.

Berita Terkait :  Target Retribusi Parkir Jalan Umum Kota Pasuruan Turun

Sementara itu, pada sektor lalu lintas, meski jumlah kecelakaan tercatat 363 kasus atau naik tipis dari tahun sebelumnya, angka korban meninggal dunia justru menurun 11 persen, dari 54 menjadi 48 orang. Kerugian material akibat kecelakaan juga turun hingga 50 persen.

Menutup konferensi pers, Kapolres menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan publik, memperkuat langkah preventif, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Mojokerto. [oky.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru