27 C
Sidoarjo
Tuesday, February 17, 2026
spot_img

Kapolres dan Komunitas Ojol Kota Probolinggo Kenang Affan Lewat Doa dan Tabur Bunga

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri dan perwakilan ojol tabur bunga di halaman Museum Probolinggo sebagai simbol bela sungkawa untuk Affan Kurniawan, Jumat (29/8). Ayu Firdausiyah Ahmad.

Probolinggo Kota, Bhirawa.
Suasana haru menyelimuti halaman Museum Kota Probolinggo, Jumat (29/8) sore. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) berkumpul menggelar doa bersama dan tabur bunga sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya rekan mereka, Affan Kurniawan. Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri turut hadir mendampingi aksi damai ini.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum. “Kami bersama rekan-rekan driver ojol Kota Probolinggo mengirimkan doa terbaik. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkapnya.

Polres Probolinggo Kota juga menyiagakan personel untuk menjaga kelancaran jalannya kegiatan. “Kami standbykan anggota di sekitar area Museum, agar doa bersama ini berjalan khidmat,” tambah Kapolres.

Kapolres mengapresiasi inisiatif komunitas ojol yang memilih jalur damai untuk menyampaikan rasa duka. Menurutnya, aksi ini sekaligus memperlihatkan sinergi yang baik antara pengemudi ojol dan kepolisian. “Kami ikut merasakan duka yang sama. Semoga situasi Kota Probolinggo tetap kondusif,” harapnya.

Dalam aksi damai tersebut, para ojol mengenakan jaket identitas lengkap dengan pita hitam di dada kanan. Mereka juga membawa spanduk ucapan duka untuk almarhum Affan.

Salah satu perwakilan komunitas ojol, Junaedi (50), menyebut kegiatan ini sebagai wujud simpati dan empati. “Hari ini kami lakukan aksi damai berupa doa bersama dan tabur bunga. Alhamdulillah berjalan lancar, dan terima kasih kepada Kapolres yang berkenan hadir,” ujarnya.

Berita Terkait :  Dorong peningkatan Literasi, Peringati Hari Nak Nasional DPRD Kota Malang Launching Komalku Anak

Ia juga berpesan agar aksi solidaritas disampaikan dengan cara yang indah dan bermartabat. “Kita boleh bersimpati, tapi mari kita tunjukkan dengan cara-cara yang indah dan bagus,” pungkas Junaidi. (fir.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru