Pemkot Pasuruan, Bhirawa
Pemkot Pasuruan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bidang Keagamaan di Aula Kantor Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Pasuruan.
Kegiatan pembinaan tersebut diikuti sebanyak 75 peserta dari berbagai amal usaha dan organisasi keagamaan. Wali Kota Pasuruan, H Adi Wibowo, hadir sekaligus menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa.
“Komitmen kita adalah berbangsa satu, bangsa Indonesia. Konsensus nasional menegaskan bahwa bangsa ini adalah bangsa yang besar. Persatuan menjadi kunci, sebab jika kita tidak bersatu maka akan bercerai berai,” ujar Mas Adi, sapaan akrabnya, Kamis (28/8).
Mas Adi juga menyoroti peran penting organisasi keagamaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Negara maju dapat kita lihat dari kualitas SDM-nya. Pendidikan menjadi aspek utama, sehingga ormas juga berperan sebagai kunci pembinaan dan investasi SDM,” tegas Mas Adi.
Pejabat nomer satu di Kota Pasuruan ini juga menegaskan Muhammadiyah sejak awal berdiri telah berperan besar dalam perjalanan bangsa.
“Secara historis, Muhammadiyah lebih tua dari NKRI. Satu hal yang penting adalah komitmen kita untuk mempersatukan nusantara. Seluruh anggota Muhammadiyah dari tingkat ranting hingga pusat menjadi aset berharga bagi perserikatan dan juga bangsa. Tidak heran, banyak hal yang bisa dipelajari pemerintah dari Muhammadiyah,” kata Mas Adi.
Tentu saja, kegiatan itu juga menyinggung tantangan zaman, termasuk fenomena post-truth di media sosial yang menjadi ancaman serius terhadap persatuan bangsa.
“Melalui pembinaan ini, kita mengajak seluruh ormas untuk mengembalikan semangat awal perjuangan serta memperkuat peran organisasi keagamaan dalam menjaga persatuan, melindungi masyarakat serta mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tambah Mas Adi. [hil.dre]

