24 C
Sidoarjo
Thursday, April 3, 2025
spot_img

Kain Bercak Harapan; ‘Batasan’ Adalah Harapan dan Kami Percaya Itu!

Kain Shibori dari kain sprei bekas Midtown Hotels Indonesia, Hotel di Surabaya, Disabilitas Berkraya, Ruang Inklusi, Dinas Sosial Surabaya.

Surabaya, Bhirawa.
Tidak pernah meninggalkan jati dirinya sebagai sebuah kota pahlawan, terbukti dengan ragamnya program dari pemerintahan, korporasi dan ragam instansi sosial lainnya dalam mengembangkan sumber daya masyarakat Surabaya, baik remaja atau manula, status sosial yang ini dan itu hingga mungkin ragam keterbatasan yang dipercaya menjadi secrecah harapan.

Hal tersebut diungkapkan secara langsung oleh Ibunda Rangga, Rangga adalah salah satu anak didik penyandang disabilitas Tunagrahita ringan (red: disabilitas intelektual) pada Kamis (20/2) di Rumah Anak Prestasi – Dinas Sosial Surabaya, Jl. Nginden Semolo No. 23.

Ibunda Rangga menyampaikan kegembiraan serta harapan pada jajaran Midtown Hotels Indonesia karena telah membuat suatu aktivasi kegiatan kepada adik-adik disabilitas untuk menghibur dan memberikan dukungan.

Terlebih secara emosional melalui kegiatan DIY (red: do it yourself (kreasi mandiri)) melalui pengolahan kain linen bekas atau sprei hotel yang sudah tidak terpakai yang kemudian dihias atau dicelupkan ke dalam wadah pewarna dengan menggunakan teknik shibori.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Donny Manuarva, selaku Corporate General Manager of Midtown Hotels Indonesia dan jajarannya.
Donny Manuarva menyampaikan kegiatan serupa (seperti ini) memiliki esensi yang baik dan mungkin akan menjadi tidak baik jika kita tidak merawat serta mempertahankannya.

Berita Terkait :  Warga Sidoarjo Diimbau Tak Tergoda Money Politics

Adapun maksud dari pernyataan tersebut ialah; Pak Donny (biasa rekan-rekan memanggilnya) tidak ingin kegiatan sosial bersama rekan-rekan disabilitas dan pemberdayaan sosial berhenti untuk berinovasi, berhenti mendukung, berhenti untuk memberikan jawaban dari ragam kerisauan seperti halnya Ibunda Rangga yang ingin untuk mengembangkan sang putra terhebatnya untuk mendapatkan kesempatan yang sama dengan rekan-rekan sebayanya diluar sana.

Melalui program tersebut, Pak Donny dan rekan-rekan Midtown Hotels Indonesia memberikan dukungan penuh, terbukti dengan satu persatu progran di tahun 2025 ini akan dilesatkan bulan demi bulan.

Bersama seluruh perwakilan karyawan yang berasal dari Midtown Hotel Surabaya, Midtown Residence Surabaya, Crown Prince Hotel Surabaya dan Verwood Hotel & Serviced Residence Surabaya dengan seksama mengikuti intruksi dari Leo selaku mentor dalam pengerjaan shibori dari kain sprei bekas yang sudah dipotong – potong seukuran 1×1 meter.

Berdampingan juga dengan adik-adik disabilitas yang pagi itu diramaikan oleh Emma, Belva, Firman, Wanda, Nazhwa, Nayra, Rangga, Arif, James & Hendro juga terlihat serius mengotak-atik kainnya masing-masing.

Potongan kain tersebut dilipit dan diikat dengan karet gelang dan tali rafia menggunakan teknik ikat celup dan jumputan untuk mendapatkan motif yang beragam dengan cara mencelupkan pada wadah yang sudah berisi cairan warna dan bisa dikombinasikan untuk mendapatkan semburan warna yang indah.

Hasilnya begitu luar biasa, dari kain polos putih dan sudah tidak dipakai kini menjdai seperti kain baru dengan aneka corak cantik dan warna yang menarik.

Berita Terkait :  PT Petrokimia Gresik Dukung Pogram Closed Loop

Sama-sama senang, melihat hasil kain yang dibuat adik-adik pun juga tidak kalah menawan, mereka bisa dan berhasil melalui dampingan, arahan tepat serta penuh kasih.
Membaur seperti tanpa ada batasan hingga terciptalah suasana inklusi yang apik antara tim hotel dan adik-adik disabilitas berkomunikasi dengan polos dan penuh canda tawa.

Mereka terlihat sangat gembira dengan kunjungan pagi itu tanpa ada rasa minder untuk menyapa dengan senyum manis dan berjabat tangan.

Dihadiri juga oleh Eva selaku kepala UPTD dan Imam Mahmudi selaku Kepala Bidang yang juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan dan kegiatan kolaborasi yang membangun untuk adik-adik disabilitas bisa menunjukkan karyanya serta memupuk rasa percaya diri dengan masyarakat.

“Saya belajar untuk membuka diri, mencoba komunikasi dengan tidak seperti biasanya, dan nyatanya saya bisa, seperti tadi ngobrol sama Wanda dengan disabilitas Tuli dan Evi dengan disabilitas tuna grahita. Sekarang saya jadi tidak takut lagi buat buka obrolan duluan ke adik-adik atau teman-teman disabilitas lainnya,* sebuah kesan mendalam yang disampaikan oleh Theo, Public Relations Crown Prince Hotel Surabaya diakhir kegiatan.

Kegiatan pagi tadi merupakan sebuah komitmen Midtown Hotels Indonesia untuk menumbuhkan ekosistem suportif antara perusahaan dan masyarakat sekitar melalui program Midtown CONNECT sekaligus memberikan edukasi untuk bijaksana dalam menangani barang bekas dan bisa diolah kembali melalui program M-GREEN. [riq.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru