Pemprov, Bhirawa
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim umumkan hasil seleksi tahap 1 Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Enam SMA Negeri Taruna Jawa Timur. Pada tahap ini sebanyak 2.809 siswa dinyatakan lolos di enam SMA Negeri Taruna di Jawa Timur dari 5.402 pendaftar.
Rinciannya, jumlah siswa yang lolos tahap 1 sebanyak 650 siswa di SMAN Taruna Nala, kemudian sebanyak 725 di SMAN 3 Taruna Angkasa. Selanjutnya sebanyak 400 siswa lolos tahap 1 di SMAN Taruna Bahayangkara
Berikutnya sebanyak 592 siswa lolos tahap 1 di SMAN Taruna Brawijaya. Selanjutnya jumlah siswa yang lolos tahap 1 di SMAN Taruna Madani adalah 194 orang, dan SMAN Taruna Pamong Praja sebanyak 248 siswa.
Mereka yang lolos di tahap 1 ini akan bersiap mengikuti seleksi di tahap 2 yang akan dilaksanakan pada 2-11 Januari 2026.
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai menegaskan seluruh proses SPMB SMA Negeri Taruna dilaksanakan secara objektif, transparan dan akuntabel. Dibukanya pendaftaran di awal ini, karena rangkaian seleksi yang harus dijalankan calon taruna dan taruni.
Seperti seleksi tahap 2 yang meliputi tes psikologi, wawancara, kesamaptaan, tes jasmani, dan akademik. Jika di tahap ini lolos, calon taruna dan taruni akan mengikuti Penilaian Penentuan Akhir (Pantukhir) dari tim gabungan untuk menentukan kelulusan.
“Ini semua untuk menjaring calon peserta didik terbaik dari seluruh daerah di Indonesia,” ujarnya, Selasa (30/12).
SMA Negeri Taruna Jawa Timur, kata Aries, dirancang sebagai wadah pembinaan generasi muda yang unggul secara akademik, kuat secara karakter, serta siap menjadi pemimpin masa depan.
“Karena itulah seleksi dilakukan secara ketat dan profesional,” tegas Aries.
Dijelaskan Kadindik secara rinci, dalam Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri Taruna ini, Seleksi di tahap 1 meliputi verifikasi berkas dan kelengkapan administrasi calon peserta didik.
Untuk Seleksi Tahap II, jelas Aries tahapan ini dirancang secara komprehensif untuk menilai kesiapan akademik, fisik, mental, dan karakter calon Taruna.
Tahapan-tahapannya yakni tes kesehatan jiwa dan kesehatan umum, tes psikologi, tes kompetensi akademik, tes kesamaptaan jasmani, wawancara siswa dan orang tua serta penentuan akhir (Pantukhir).
Pelaksanaan seleksi melibatkan tim profesional, termasuk tenaga medis dari rumah sakit rujukan, psikolog, unsur TNI/Polri sesuai karakter sekolah Taruna, guru, serta panitia dari Dinas Pendidikan Jatim.
“Pelaksanaan seleksi di tahap 2 ini melibatkan tim profesional, termasuk tenaga medis dari rumah sakit rujukan, psikolog, unsur TNI/Polri sesuai karakter sekolah Taruna, guru, serta panitia dari Dinas Pendidikan Jatim,”tuturnya.
Tahapan-tahapannya yakni tes kesehatan jiwa dan kesehatan umum, tes psikologi, tes kompetensi akademik, tes kesamaptaan jasmani, wawancara siswa dan orang tua serta penentuan akhir (Pantukhir).
Usai mengikuti seleksi di tahap 2 ini, Dindik Jatim akan mengumumkan hasil kelulusan akhir pada 19 Januari 2026 mendatang.
Dikatakan Aries, pendaftaran SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di enam SMAN Taruna di Jawa Timur menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jatim, total pendaftar mencapai 5.402 siswa yang berasal dari puluhan provinsi di Indonesia, padahal kuota yang tersedia berjumlah 1.352 siswa.
Dindik Jatim merincian jumlah pendaftar dan kuota pada masing-masing SMA Negeri Taruna. Pertama SMAN Taruna Nala (Kota Malang) jumlah pendaftar mencapai 1.629 siswa yang berasal dari 38 provinsi. Mereka memperebutkan 210 kuota.
Kemudian, SMAN 3 Taruna Angkasa (Kota Madiun) dengan jumlah pendaftar sebanyak 1.290 pendaftar berasal dari 32 provinsi untuk 270 kuota.
Berikutnya, SMAN 2 Taruna Bhayangkara (Kabupaten Banyuwangi) sebanyak 652 pendaftar dari 35 provinsi yang memperebutkan 250 kuota.
Ada juga SMAN 5 Taruna Brawijaya (Kota Kediri) yang memiliki 270 kuota dengan 1.381 pendaftar asal 28 provinsi.
Selanjutnya, SMAN Taruna Madani (Kabupaten Pasuruan) yang memiliki 136 kuota dengan 195 pendaftar asal 16 provinsi.
Terakhir SMAN 2 Taruna Pamong Praja (Kabupaten Bojonegoro) yang memiliki 216 kuota dengan 255 pendaftar asal 18 provinsi.
Jika dibandingkan tahun 2025, seluruh SMA Negeri Taruna Jawa Timur mencatat kenaikan jumlah pendaftar.
Rincian detail jumlah siswa di antaranya adalah SMAN Taruna Nala meningkat dari 1.034 menjadi 1.629 pendaftar, lalu SMAN 3 Taruna Angkasa meningkat dari 877 menjadi 1.290 pendaftar.
SMAN 5 Taruna Brawijaya meningkat dari 1.304 menjadi 1.381 pendaftar serta SMAN Taruna Madani meningkat dari 142 menjadi 195 pendaftar.
Menurut Aries, peningkatan ini mencerminkan kepercayaan publik semakin kuat terhadap model pendidikan Taruna di Jatim yang menekankan disiplin, kepemimpinan, karakter kebangsaan serta prestasi akademik.
Di sisi lain, terkait informasi teknis lanjutan pelaksanaan Seleksi Tahap II dapat diakses melalui kanal resmi masing-masing SMA Negeri Taruna Jawa Timur. [ina.gat]

