27 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

2.716 Mahasiswa Unair Jalankan Program BKK


Surabaya, Bhirawa
Sebanyak 2.716 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) jalankan program pengabdian masyarakat Belajar Bersama Komunitas (BBK) ke-7. Ribuan mahasiswa ini akan terjun ke enam kabupaten/kota, yaitu Surabaya, Madiun, Gresik, Mojokerto, Lamongan, Banyuwangi.

Tidak hanya BBK di tingkat regional, UNAIR juga melepas 62 mahasiswa BBK internasional ke dua negara yaitu Malaysia dan Jepang.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (AMA) Prof Ir Mochammad Amin Alamsjah MSi PhD menyampaikan program BBK ini merupakan suatu bentuk media bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh di bangku perkuliahan.

“BBK ini merupakan media pendidikan, di mana rekan-rekan mahasiswa tidak hanya berkutat dalam kampus tapi juga mengejawantahkan ilmunya di masyarakat,” ujarnya usai melepas kegiatan Senin (5/1) di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C UNAIR.

Lebih lanjut, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) itu berpesan pada para mahasiswa untuk terus memegang prinsip excellence with morality. Ia juga mengingatkan para mahasiswa untuk terus menjaga nama baik almamater, serta menunjukkan kinerja sebagai mahasiswa tangguh dan berdampak. “Semoga pelaksanaan program BBK 7 ini diberikan kelancaran dan tidak ada halangan yang menjadikan program ini tidak berjalan sebagaimana mestinya,” imbuhnya.

Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) Prof Hery Purnobasuki MSi PhD dalam laporannya mengatakan bahwa BBK kali ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, program BBK yang akan terlaksana dari 5 Januari hingga 2 Februari itu berfokus pada program-program kerja berkelanjutan. Hal tersebut selaras dengan misi UNAIR mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Berita Terkait :  Bula East Java Halal Industr Fest, Pj Sekdaprov Bobby Tegaskan Jatim Pusat Industri Halal

“Desa-desa tempat para mahasiswa mengabdi kami titipkan program unggulan, sehingga nanti sifatnya berkelanjutan. Artinya, program tersebut nanti harus tuntas sehingga membawa dampak bagi daerah tersebut,” sambungnya.

Senada dengan Prof Amin, Prof Hery juga kembali menegaskan pada mahasiswa, terkait posisinya sebagai representasi universitas. Ia berharap, mereka dapat membawa nama baik universitas dari awal hingga akhir pelaksanaan BBK.

“Apa yang saudara hasilkan dan jalankan, tidak hanya akan berdampak untuk masyarakat tetapi juga untuk UNAIR. Mudah-mudahan bisa bekerja dengan baik selama di lapangan dan bisa kembali dengan selamat,” tuturnya. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru