25 C
Sidoarjo
Friday, July 19, 2024
spot_img

TRC BPBD Jatim Gencar Evakuasi Korban Longsor Kesamben Kabupaten Blitar

TRC BPBD Jatim beserta tim gabungan mengevakuasi korban bencana tanah longsor di Kesamben, Kabupaten Blitar, Minggu (30/6) malam.

Kab Blitar, Bhirawa.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jatim gerak cepat mengevakuasi korban bencana tanah longsor di Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Minggu (30/6) sore. Hingga Senin (1/7), tim gabungan dan TRC masih mengevakuasi korban longsir yang menimpa empat pekerja kandang ayam.

“Tim Gabungan dari Potensi SAR Blitar, BPBD Kabupaten Blitar, TRC BPBD Jatim, SAR Kanjuruan, Tagana, TNI, Polri, para relawan dan unsur perangkat Desa dan Kecamatan setempat, terus melakukan pencarian korban. Yakni dengan menggunakan dua alat berat,” kata Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, Senin (1/7).

Tak hanya personel, dijelaskan Gatot, BPBD Jatim juga membawa sejumlah peralatan pencarian korban. Yaitu seperti sekop, chainsaw, masker, dan kantong jenazah. Aerta bantuan dukungan logistik untuk dapur umum, berupa paket makanan siap saji, tambahan gizi, lauk pauk dan selimut.

Dengan upaya ini semua, Gatot berharap, ikhtiar yang dilakukan Tim Gabungan bisa membuahkan hasil dengan ditemukannya satu korban tersisa. Tim gabungan juga melakukan evakuasi korban dengan semaksimal mungkin.

“Kami juga meminta segenap masyarakat untuk berhati-hati saat melakukan kegiatan di area yang memiliki potensi bencana alam, seperti tanah longsor atau lainnya,” harapnya.

Berdasar update penanganan di lokasi kejadian, dari 4 korban yang tertimpa tanah longsor, dua orang telah ditemukan Minggu malam (30/6), sekitar pukul 22.55 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Yaitu atas nama Jarianto (62) dan Mugiono (69).

Berita Terkait :  ASG Beri Layanan Antar-Jemput Siswa Sampai ke Depan Rumah

Sedangkan satu orang ditemukan dalam kondisi luka ringan atas nama Anto (23). Adapun seorang lagi masih dalam proses pencarian, yakni atas nama Gunawan (45). Bencana alam ini juga mengakibatkan tanah longsor dengan ketinggian 20 m, lebar 40 m dan kedalaman 5 m. Adapun luas areanya mencapai sekitar 250 m².

Selain itu, satu unit kandang ayam juga dilaporkan mengalami kerusakan. Sementara itu, saat ini juga telah didirikan dapur umum Tagana Dinsos Jatim untuk kebutuhan logistik operasional pencarian di sekitar lokasi kejadian. (bed,htn.hel).

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Berita Terbaru