28 C
Sidoarjo
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Rumah Zakat Kembangkan Bank Sampah di Wonocolo Surabaya


Surabaya, Bhirawa
Mewujudkan kebahagiaan masyarakat yang membutuhkan, Rumah Zakat adalah salah satu Lembaga Amil Zakat (LAZ) nasional milik masyarakat Indonesia yang mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana kemanusiaan lainnya. Hadir dengan serangkaian program yang terintegrasi di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.

Selain itu, Rumah Zakat Jawa Timur mengembangkan program ekonomi dan lingkungan di Kecamatan Wonocolo. Tepatnya di Kelurahan Binaan Jemur Wonosari, Surabaya. Seperti pengembangan UMKM, pembangunan bank sampah serta kebun gizi lansia.

Representative Manager Rumah Zakat Perwakilan Jawa Timur, Yoki Hidayat mengungkapkan, diantara pengembangan ekonomi keumatan yakni pihaknya memfasilitasi lahan bagi para pedagang yang berjualan di lokasi Kebun Gizi. Tak hanya itu, di area tersebut juga bisa digunakan lansia untuk senam.

“Setelah senam mereka bisa melihat aneka sayur mayur yang ditanam di kebun gizi. Mulai kangkung, lombok, terong, kol, jambu biji dan melon. Tidak lupa juga cek kesehatan untuk lansia,” terangnya, Kamis (27/6).

Yoki menambahkan untuk membantu para pengusaha cepat berkembang dengan membantu memasarkan serta mengurus perizinan para pelaku UMKM. Sehingga produk UMKM bisa dipasarkan lebih luas lagi dengan melibatkan para warga. “Langkah ini untuk mewujudkan kemandirian serta memberdayakan warga untuk memajukan ekonomi warga Jatim,” ujarnya.

Menurut Program Head Rumah Zakat Cabang Surabaya, Zirzi Zubair ketika menunjukkan bank sampah yang tengah dikembangkan. Ia mengatakan bahwa hasil dari bank sampah ini bisa meningkatkan ekonomi warga sekitar. Seperti halnya botol bekas dan sampah sayuran yang bisa dijadikan pupuk. “Jadi ini bank sampah yang sudah jalan. Nah, ini yang sedang dibangun,” katanya.

Berita Terkait :  Disnaker Situbondo Bakal Gelar Job Fair dan Expo Ketenagakerjaan

Purwati, warga sekitar, mengaku sangat terbantu dengan adanya Bank Sampah Rumah Zakat. Menurutnya, dari berbagai barang bekas, seperti galon dan sisa sayuran, bisa jadi pupuk serta pot. “Alhamdulillah ini bisa jadi pot untuk tanaman. Dan sampah sayurannya bisa jadi pupuk. Tentu ada hasilnya. Yang lainnya bisa dijual,” tandasnya.[riq.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Berita Terbaru