25 C
Sidoarjo
Tuesday, July 16, 2024
spot_img

Pemkab Sampang-Petronas Gelar Konsultasi Publik Pengembangan Migas Lapangan Hidayah WK North Madura II

Sampang, Bhirawa.
Pemerintah Kabupaten Sampang bersama SKK Migas dan Petronas menggelar konsultasi publik rencana rencana kegiatan pengembangan migas lapangan hidayah Wilayah Kerja North Madura II di perairan lepas pantai Utara Madura Provinsi Jawa Timur oleh PC North Madura II Ltd PCNM2, di Aula Pemda setempat, Selasa (2/7).

Hadir dalam kesempatan tersebut Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, S.Sos. MA, MSE, Perwakilan Petronas Senior Manager Government Out Stakeholder Relation Eric Yoga Purana, Perwakilan SKK Migas Jabanusa Kepala Dept Formalitas dan Komunikasi Febrian Ihsan, Perwakilan Forkopimda, Sekdakab Sampang H. Yuliadi Setiyawan.

Kemudian Perwakilan Danlanal Batuporon, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Sampang, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sampang. Perwakilan Petronas Senior Manager Government Out Stakeholder Relation Eric Yoga Purana menyampaikan bahwa konsultasi publik tersebut digelar sebagai pengumpulan tanggapan dari masyarakat.

Sehingga pihaknya berharap adanya masukan terkait rencana kegiatan pengembangan migas lapangan hidayah WK North Madura II di perairan lepas pantai Utara Madura. Di tempat yang sama, Perwakilan SKK Migas Jabanusa Kepala Dept Formalitas dan Komunikasi Febrian Ihsan menjelaskan bahwa pengembangan tersebut sebagai upaya meningkatkan pencapaian produksi migas nasional.

Sementara itu, Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, S.Sos. MA, MSE menyampaikan bahwa forum konsultasi tersebut bagian dari mewujudkan asas transparansi, akuntabilitas dalam menyelenggarakan kegiatan eksplorasi Sumber Daya Alam di Wilayah Kerja Sampang.

Berita Terkait :  Pilkada Jombang, Kelompok Perempuan Mandiri Perdesaan Deklarasi Dukung Gus Salman

Semoga forum tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap optimalisasi eksplorasi migas khususnya bagi masyarakat Sampang yang terdampak. Rencana pengembangan lapangan hidayah WK North Madura II di perairan lepas pantai Utara Madura merupakan salah satu proyek strategis yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah maupun nasional.

“Sebagaimana diketahui bahwa setiap aktivitas industri terutama yang skala besar dan melibatkan Sumber Daya Alam pasti memiliki dampak terhadap lingkungan sekitar sehingga kajian AMDAL sangat penting dilakukan dengan cermat dan transparan,” ungkapnya.

Proses tersebut ditekankan tidak sekedar memuji ketentuan perundang – undangan tetapi juga sebagai wujud komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan Sumber Daya Alam bagi generasi mendatang. Pengembangan lapangan hidayah menurutnya wajib memenuhi syarat AMDAL termasuk mempertimbangkan resiko lingkungan yang diperkirakan akan timbul.

“Diperlukan pengkajian komprehensif mulai dari tahap konstruksi, operasi dan pasca operasi, dengan konsultasi publik diharapkan masyarakat tiga kecamatan mendapatkan informasi yang jelas terkait rencana pengembangan beserta dampak lingkungan yang berpotensi akan timbul,” ujarnya.

Pihaknya mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memberikan saran, pendapat dan masukan agar penyusunan dokumen AMDAL kegiatan pengembangan lapangan hidayah mencerminkan kondisi riil di lapangan dan dapat mengakomodir kepentingan semua pihak.

Selain itu, Pj Bupati Sampang berharap dokumen AMDAL yang disusun dengan bantuan dari EOS Consultant dapat menjadi sebuah dokumen dengan memberikan informasi dan gambaran yang jelas terkait AMDAL pengembangan eksplorasi migas di Lapangan Hidayah sehingga meminimalisir permasalahan yang akan timbul saat proses pengembangannya nanti berjalan lancar.[lis.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Berita Terbaru