24 C
Sidoarjo
Saturday, July 13, 2024
spot_img

Dampingi Mahasiswa Akademi Farmasi Yannas Husada Bangkalan Susun Laporan Keuangan

Ketua tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Agus Sumanto, SE, MSi, Ak,CA, CPA bersama anggotanya Maqbula Arochman, SE, M.Ak dan Mega Rosdiana, SE, M.Aks, CPA.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat FEB UWKS

Surabaya, Bhirawa
Program Pengabdian Masyarakat (Penmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) dilaksanakan di Akademi Farmasi Yannas Husada Bangkalan,(21/06/2023).

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya diketuai Agus Sumanto, SE, MSi, Ak,CA, CPA, dengan anggota Maqbula Arochman, SE, M.Ak, serta Mega Rosdiana, SE, M.Aks, CPA.

Menurut Agus Hermanto, kegiatan Penmas yang berupa pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada mahasiswa Akademi Farmasi Yannas Husada Bangkalan tentang laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK).

“Kami berharap mahasiswa Akademi Farmasi mampu menyusun laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia, serta dapat membuat laporan harga pokok produksi dan dapat menentukan harga jual obat,” jelas Agus Hermato.

Lebih lanjut menurut Agus Hermaton, kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam pelatihan tersebut meliputi : memberikan penyuluhan mengenai penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntan Keuangan, edukasi kepada mahasiswa Akademi Farmasi Yannas Husada Bangkalan. Pemberian pengetahuan tentang laporan keuangan ini diharapkan menambah pengetahuan mahasiswa Akademi Farmasi Yannas Husada tentang laporan keuangan sesuai dengan SAK, dimana dalam hal ini mahasiswa Akademi Farmasi juga dituntut untuk dapat menentukan harga jual obat apotek. Selama pelatihan lanjut Agus Hermantom juga ada tanya jawab antara audiens yaitu mahasiswa dengan team pengabdian masyarakat mengenai laporan keuangan pada mahasiswa dengan latarbelakang ilmu farmasi. Untuk menarik minat, juga ada pemberian doorprize bagi audiens yang bertanya pada waktu acara.

“Kami juga melakukan pendampingan bagi mahasiswa dalam membuat laporan keuangan terkait dengan produk jamu yang mereka buat dan hendak dipasarkan, atau penentuan harga jual obat pada apotek,” jelasnya lagi.

Kepada Bhirawa, Agus Hermanto juga menegaskan pentingnya mengedukasi mahasiswa akademi Farmasi Yannas Husada tentang pelaporan keuangan, mengingat Ketika mereka lulus nanti selain menjadi apoteker, mereka diharapkan juga bisa membuat laporan keuangan sendiri dan mengetahui kinerja mereka melalui laporan keuangan yang dibuat sesuai dengan Standar Akuntansi yang berlaku.

Kegiatan Pengabdian ini berjalan dengan baik dan lancar, hal tersebut terlihat dari antusiasme mahasiswa bertanya kepada Tim Dosen mengenai laporan keuangan dan penentuan harga pokok untuk obat racik. [ist.why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Berita Terbaru