29 C
Sidoarjo
Wednesday, April 1, 2026
spot_img

WFH, BPBD Jatim Edukasi Kebencanaan ke Siswa TK di Sidoarjo


Pemprov Jatim, Bhirawa
Penerapan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai diberlakukan pada Rabu (1/4). Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim memastikan pelayanan kebencanaan kepada masyarakat tetap berjalan normal, salah satunya dengan memberikan edukasi kebencanaan ke 74 siswa TK Anak Sholeh Sukodono, Sidoarjo.

Pada hari pertama pelaksanaan WFH, BPBD Jatim tetap menjalankan aktivitas pelayanan seperti biasa. Hal ini sesuai arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menetapkan BPBD sebagai salah satu perangkat daerah yang tetap bekerja dari kantor (Work From Office/WFO).

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto menegaskan, pelayanan kebencanaan tidak boleh terhenti meskipun ada kebijakan efisiensi melalui WFH. “Atas arahan Ibu Gubernur, BPBD tetap memberikan pelayanan kebencanaan kepada masyarakat. Termasuk keterlibatan dalam operasi SAR di Bangkalan,” ujarnya.

Selain itu, pelayanan edukasi kebencanaan juga tetap berjalan. Di Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim, puluhan siswa masih mengikuti pembelajaran kebencanaan secara langsung.

Sebanyak 74 siswa dari TK Anak Sholeh Sukodono, Sidoarjo, mengikuti kegiatan edukasi yang meliputi pengenalan ragam jenis bencana serta simulasi evakuasi gempa bumi dan tsunami.

Gatot menambahkan, tren kunjungan edukasi kebencanaan mulai kembali meningkat setelah sempat menurun selama libur Ramadan dan Idulfitri.

“Dalam pekan ini, selama empat hari berturut-turut terdapat jadwal kunjungan. Bahkan untuk Kamis besok, jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 159 siswa,” tandasnya. [fir.wwn]

Berita Terkait :  Dinsos PPPA Kota Probolinggo Pastikan Sekolah Rakyat Siap Beroperasi 14 Juli

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!