Menjelang Hari Raya Idul Fitri, euforia masyarakat dalam mempersiapkan mudik dan belanja kebutuhan lebaran cenderung meningkat. Namun, di balik keramaian tersebut, kita patut waspada karena potensi tindak kejahatan-seperti pencurian rumah kosong, pencopetan, penjambretan, hingga modus penipuan online-seringkali meningkat.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, momen mudik menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan. Rumah yang ditinggalkan kosong sering diincar pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor) atau pembobolan rumah. Selain itu, kawasan pasar, pusat perbelanjaan, dan terminal/stasiun juga rawan aksi pencopetan.
Oleh karena itu, saya ingin mengimbau masyarakat untuk:
1.Memastikan keamanan rumah: Kunci pintu dan jendela ganda, matikan kompor, cabut peralatan elektronik, dan menitipkan rumah kepada satpam atau tetangga yang tidak mudik.
2.Tidak pamer di media sosial: Hindari mengunggah foto tiket atau informasi bahwa rumah sedang kosong.
3.Waspada penipuan: Waspada terhadap modus penipuan THR palsu, undian berhadiah, atau tiket mudik murah, terutama di media sosial.
4.Menjaga barang bawaan: Saat berbelanja, jangan menggunakan perhiasan berlebihan dan jaga barang berharga di tempat keramaian.
Saya juga berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli, terutama di perumahan yang ditinggal penghuninya mudik, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Mari kita jaga keamanan lingkungan bersama-sama agar Lebaran tahun ini berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Endang Puspitaningrum
Ibu rumah tangga, tinggal di Gedangan Sidoarjo

