25 C
Sidoarjo
Tuesday, January 27, 2026
spot_img

Wali Kota Pasuruan Sebut Tantangan Pembangunan Tak Hanya Infrastruktur, tapi SDM Unggul

Pemkot Pasuruan, Bhirawa
Wali Kota Pasuruan, H Adi Wibowo menegaskan tantangan pembangunan saat ini tak lagi semata berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, melainkan juga pembangunan sosial, khususnya pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.

Hal itu disampaikan Mas Adi sapaan akrabnya saat menghadiri Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Rektor Universitas Merdeka Pasuruan periode 2026-2030 di Aula GBK Universitas Merdeka Pasuruan, Selasa (27/1).

Acara tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran civitas akademika, tokoh pendidikan serta tamu undangan.

“Bila kita bicara tantangan hari ini, bukan hanya pembangunan fisik. Pembangunan sosial juga harus berjalan seiring, apalagi pembangunan universitas sebagai pusat pencetak SDM unggul,” tandas Mas Adi.

Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru Universitas Merdeka Pasuruan dalam menghadapi dinamika dan tantangan pendidikan tinggi ke depan.

Mas Adi menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyongsong visi Indonesia Emas. Menurutnya, investasi paling strategis saat ini adalah investasi pada pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan riset.

“Untuk menuju Indonesia Emas, yang harus kita siapkan adalah SDMnya. Investasi terbaik adalah investasi sumber daya manusia melalui human research,” kata Mas Adi.

Mas Adi juga menyoroti fenomena bonus demografi, di mana sekitar 70 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan bukan lagi soal jumlah penduduk terdidik, melainkan kemampuan lulusan perguruan tinggi untuk terserap di dunia kerja.

Berita Terkait :  Balad Grup Siap Berkreasi untuk Memajukan Usaha Perikanan Budidaya di NKRI

“Dan hari ini rasio kecukupan antara lapangan pekerjaan dan pencari kerja masih memiliki gap yang sangat jauh. Perguruan tinggi punya tanggung jawab besar, tidak hanya dalam aspek akademik, tapi juga menyiapkan lulusan dengan soft skill yang mumpuni,” imbuh Mas Adi.

Orang nomor satu di Kota Pasuruan itu juga mengajak seluruh perguruan tinggi untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Meski jumlah kampus di Kota Pasuruan tidak banyak, ia berharap keberadaan perguruan tinggi mampu memberikan dampak nyata melalui transfer pengetahuan yang berkelanjutan.

“Walaupun kampusnya tidak banyak, harapannya bisa mentransfer knowledge yang sangat memengaruhi kehidupan sosial masyarakat,” papar Mas Adi.

Ia menegaskan, mahasiswa harus dipersiapkan tidak hanya secara teoritis dan administratif, tetapi juga sebagai sumber daya yang siap diimplementasikan ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Harapannya di kepemimpinan baru Universitas Merdeka Pasuruan ini dapat menjadi pemantik kemajuan kampus, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Mas Adi.

Sementara itu, Rektor Universitas Merdeka Pasuruan terpilih, M Misdram, S.Kom., MM, menyatakan komitmennya untuk membawa kampus semakin adaptif terhadap perubahan zaman.

“Tentu, amanah ini akan kami jalankan dengan komitmen meningkatkan kualitas pendidikan serta memastikan lulusan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Misdram. [hil.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru