26 C
Sidoarjo
Sunday, April 12, 2026
spot_img

Wali Kota Mojokerto Ancam Cabut Bansos Keluarga Terlibat Narkoba

Pemkot Mojokerto, Bhirawa
Pemerintah Kota Mojokerto menunjukkan sikap tegas dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi adanya anggota keluarga penerima bantuan sosial yang terlibat narkoba. Jika terbukti, seluruh bantuan dari pemerintah akan dicabut.

Pernyataan tersebut disampaikan saat kegiatan sosialisasi Bersinar (Bersih Narkoba) di Kelurahan Pulorejo yang digelar di Taman Bahari Majapahit, Jumat (10/4). Kegiatan ini melibatkan masyarakat, khususnya para ibu sebagai garda terdepan dalam keluarga.

“Kalau ingin tetap menerima fasilitas dari pemerintah, jangan sampai ada anggota keluarga yang menggunakan narkoba. Kalau ditemukan, semua jenis bantuan akan kita cabut,” tegasnya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kota Mojokerto dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin meluas dan menyasar kalangan remaja.

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu juga menekankan pentingnya peran keluarga, terutama ibu, dalam menjaga dan mengawasi anggota keluarga agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Ia menyebut keluarga sebagai benteng pertama dalam upaya pencegahan.

“Kalau setiap keluarga bisa menjaga anggotanya, maka lingkungan akan aman. Dari kelurahan, kecamatan, hingga kota akan terlindungi dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Mojokerto juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, mulai dari jenis-jenis narkoba hingga tanda-tanda penyalahgunaan. Warga juga didorong untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Berita Terkait :  648 Warga Terima Paket Sembako Lebaran dari Wali Kota dan Wawali Kota Kediri

Kebijakan tegas berupa pencabutan bantuan ini diharapkan mampu menimbulkan efek jera sekaligus meningkatkan kepedulian orang tua dalam mengawasi anak-anaknya.

“Ini bukan semata-mata sanksi, tapi upaya kita bersama untuk melindungi generasi penerus bangsa. Kita tidak ingin masa depan kota ini rusak karena narkoba,” pungkasnya.n [oky.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!