25 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Wali Kota Batu Ajak Elemen Lintas Sektor Awali Tahun 2026 Perkuat KUB

Pemkot Batu, Bhirawa
Mengawali kinerja di tahun baru 2026 dilakukan Wali Kota Batu, Nurochman dengan memperkuat Kerukunan Umat Beraga (KUB) di Kota Wisata ini.

Hal ini ditegaskan wali kota saat menjadi insepktur upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Batu, Sabtu (3/1)

Peringatan HAB kali ini mengangkat tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Dan momentum ini harus menjadi komitmen bersama dalam menguatkan kerukunan umat beragama dan sinergi lintas sektor dalam menjaga harmoni sosial di Kota Batu.

“Dan peringatan HAB ke-80 ini juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang Kementerian Agama bersama Pemerintah Kota Batu dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan,” ujar Nurochman, Wali Kota Batu, Sabtu (3/1).

Sinergi ini, lanjutnya, akan terus memperkuat fondasi pembangunan Kota Batu melalui pengembangan pesantren, serta optimalisasi ekonomi sosial keagamaan mulai dari pemanfaatan dan pengelolaan zakat, wakaf, infak, dan sedekah, termasuk berbagai bentuk dana keagamaan lintas umat.

“Upaya tersebut tidak hanya mendorong kemandirian lembaga keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat secara luas,” jelas Cak Nur, panggilan akrab Nurochman.

Sebagai Kepala Daerah, politisi PKB ini menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas sosial dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Berita Terkait :  Pemkot Surabaya Targetkan Pemasangan 5.884 PJU di Tahun 2025

Dan kerukunan umat beragama ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tokoh agama, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Dengan menjaga harmoni dan saling menghormati perbedaan, kita dapat membangun Kota Batu yang damai, toleran, dan terus maju,” pesannya.

Adapun dalam bidang pendidikan mulai dari madrasah, sekolah keagamaan, dan perguruan tinggi keagamaan di Kota Batu saat ini terus menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan.

Hal ini ditandai dengan adanya inovasi kurikulum serta penguatan sarana dan prasarana pendidikan keagamaan mampu bersaing dan sejajar dengan institusi pendidikan lainnya.

Sehari sebelumnya (2/1), Wali Kota Nurochman juga menghadiri Peringatan Haul ke-16 Presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid yang juga kerap disapa Gus Dur. Momentum ini menjadi refleksi kebangsaan untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan pluralisme dalam kehidupan bermasyarakat.

Haul Gus Dur yang dilaksanakan di Nala Eco Point, Kota Batu dihadiri oleh para tokoh lintas agama dan berbagai elemen masyarakat.

Disampaikan Cak Nur bahwa Haul Gus Dur ke-16 menjadi ruang refleksi bersama untuk mengenang keteladanan moral dan pemikiran seorang tokoh bangsa yang konsisten merawat keberagaman. Karena Gus Dur disebut sebagai negarawan dan ulama yang mampu menyatukan keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan dalam satu napas perjuangan, sekaligus menjadikan pluralisme sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

“Gus Dur mengajarkan bahwa agama hadir untuk memanusiakan manusia, merawat perbedaan, dan menjadikan toleransi sebagai sikap hidup. Pluralisme bukan untuk dipertentangkan, melainkan dirawat sebagai kekuatan bangsa,” tandas Cak Nur. (nas.dre)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru