Pemkot Kediri, Bhirawa
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin mengajak keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Kediri memperkuat kebersamaan sebagai modal dalam membangun kota, dalam kegiatan halal bihalal yang digelar di Hutan Joyoboyo.
Dalam tausiyahnya, ia menekankan halal bihalal sebagai tradisi khas Indonesia yang menjadi sarana mempererat persaudaraan di tengah perbedaan.
Menurutnya, interaksi sosial tidak lepas dari potensi kesalahan maupun kekhilafan, sehingga momentum ini penting untuk saling memaafkan dan menjaga harmoni.
“Dari sebuah perbedaan terkadang muncul salah, hilaf, maupun ketidaknyamanan dalam pergaulan sehari-hari. Melalui halal bihalal ini, kita dapat berkumpul, bersatu, dan saling maaf-memaafkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama Ramadan. Amalan seperti salat, membaca Al-Qur’an, serta berbagai perbuatan baik lainnya diharapkan tetap dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, ia menilai tantangan ke depan akan semakin kompleks sehingga diperlukan kewaspadaan dan konsistensi dalam menjaga perilaku.
Karena itu, ia mengajak seluruh kader PKS untuk terus memohon hidayah dan kekuatan agar mampu menghadapi dinamika tersebut.
“Tantangan ke depan tentu tidak ringan. Maka kita memohon kepada Allah SWT agar seluruh keluarga besar PKS Kediri senantiasa mendapat hidayah dan kekuatan,” katanya.
Di akhir tausiyah, Qowimuddin mendorong penguatan kerja sama, saling memberi masukan, serta kontribusi nyata dari seluruh elemen demi kemaslahatan masyarakat.
Ia berharap kebersamaan yang terjalin dapat menjadi modal bersama dalam mendukung pembangunan Kota Kediri. [van.nov]


