27 C
Sidoarjo
Friday, February 20, 2026
spot_img

Wagub Jatim Apresiasi Kesiapan Pasokan Listrik PLN UIT JBM Menyambut Perayaan Idul Fitri 1447 H


Surabaya, Bhirawa
Umat Muslim saat ini tengah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan, dengan Hari Raya Idul Fitri 1447 H sebagai puncak perayaannya. Momentum tersebut identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, sehingga kebutuhan akan penyaluran tenaga listrik yang andal dan stabil menjadi prioritas utama.

Guna memastikan kesiapan sistem kelistrikan, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak melakukan tinjauan langsung ke kantor PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) pada Jumat (20/2).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan PLN dalam menghadapi periode siaga pasokan listrik selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, memaparkan kondisi terkini sistem kelistrikan Jawa Timur beserta langkah-langkah kesiapan yang telah dilakukan selama memasuki bulan Ramadan.

“Beban Puncak Tertinggi di Jawa Timur ialah 2.036 MW, sementara Daya Mampu Netto yaitu 2.638 MW sehingga masih ada cadangan sebesar 602 MW atau sekitar 22 persen. Beban saat Idul Fitri cenderung lebih rendah dari hari normal, tren lima tahun terakhir menunjukkan beban lebih rendah 32 persen dari hari normal,” jelasnya

Ika menambahkan, dalam masa siaga pasokan listrik jelang Hari Raya Idul Fitri, PLN akan berupaya maksimal menjaga penyaluran tenaga listrik tetap andal.

Sejumlah pemeliharaan instalasi dilakukan lebih awal sebagai langkah preventif guna mencegah potensi gangguan pada saat puncak perayaan.

Berita Terkait :  PT PGN Tbk Optimalkan Peran Agregator Gas Bumi Nasional, Sinergikan Keberlanjutan Industri

Sebanyak 1.207 personel akan bersiaga selama 24 jam penuh sepanjang periode siaga, yang juga didukung berbagai peralatan penunjang untuk memastikan keandalan sistem transmisi tetap terjaga.

PLN juga intens melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri guna mendapatkan dukungan pengamanan saat periode siaga berlangsung.

Sementara itu, dalam tinjauannya, Emil Dardak berkesempatan melihat langsung Control Center Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Timur.

Ia menilai fasilitas command center yang dimiliki PLN UIT JBM telah didukung teknologi tinggi untuk memantau dan menjaga keseimbangan sistem kelistrikan secara real time. Ia juga memberikan apresiasi atas kecepatan respons PLN dalam menangani kondisi darurat.

“Kami berterima kasih karena selama ini PLN memiliki response time yang sangat baik. Ketika ada kondisi padam, PLN langsung memberi respons dalam waktu singkat dengan langkah-langkah tindak lanjutnya,” ungkap Emil.

Selain itu, Emil turut mengapresiasi langkah strategis PLN UIT JBM dalam pengembangan proyek Gardu Induk 500 kV di Waru, Sidoarjo. Proyek ini dinilai akan semakin memperkuat sistem kelistrikan, khususnya dalam menyuplai kebutuhan listrik kota-kota metropolitan di Jawa Timur.

PLN UIT JBM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pasokan tenaga listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat, terutama demi mendukung kenyamanan umat Muslim dalam menjalankan ibadah Ramadan serta merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan aman dan penuh khidmat. [riq]

Berita Terkait :  2025, KAI Daop 8 Surabaya Catat 6 Ribu Pelanggan Pengguna Kereta Api

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru