Surabaya, Bhirawa
Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Surabaya (FT Ubaya) ciptakan prototipe alat penguji kemurnian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT).
Inovasi meraih Juara Tiga pada Internet of Things Nasional Electro Champion 2025, dibuat oleh tiga mahasiswa FT Ubaya yakni Evan Nugroho, Christabel Audrey Theresya, dan Michael Ong, alat ciptaan tersebut diberi nama VeriFuel dimana berkerja dengan menggunakan dua indikator pengukuran, yaitu gas dan suhu, Senin (19/1).
Salah satu mahasiswa Ft Ubaya, Christabel Audrey Theresya mengukapkan bahwa hasil pengukuran disajikan secara real time lengkap dengan informasi lokasi yang akurat menggunakan GPS (Global Positioning System), penyajian hasil pengukuran bisa dilihat langsung pada perangkat maupun melalui aplikasi yang didesain khusus untuk perangkat.
“Ide menciptakan alat ini bermula dari kekhawatiran di kalangan konsumen terkait dugaan penurunan kualitas BBM, inovasi ini belum terdapat metode verifikasi kualitas BBM yang bersifat preventif, sebab itu butuh mekanisme verifikasi independen yang ditawarkan oleh perangkat VeriFuel,” jelasnya.
Lanjut Audrey mengatakan proses pengukuran menggunakan VeriFuel sangat mudah dan ringkas, perangkat dinyalakan petugas dapat mengisi tabung yang terdapat di bagian bawah perangkat dengan BBM sebanyak 350-450 ml, lalu tabung ditutup supaya sensor suhu dan gas dapat bekerja dengan optimal.
“Perangkat menunjukkan hasil pengukuran berupa normal atau tidak normal melalui layar OLED dengan menunguh 10 detik, perangkat terhubung dengan Wi-Fi, hasil pengukuran otomatis muncul versi aplikasi petugas, kemudian diunggah lengkap dengan pelacakan lokasi akurat dan penanda waktu, Informasi dapat diakses konsumen secara real-time melalui versi aplikasi pengguna,” tutur Audrey.
Audrey menambahkan VeriFuel beroperasi menggunakan daya baterai yang dapat diisi ulang, ukuran dan bentuk yang ergonomis, perangkat menawarkan banyak kemudahan dalam proses penyajian informasi kepada kepada konsumen.
“VeriFuel wujud pemberdayaan konsumen dengan menggeser metode reaktif menjadi preventif sebelum BBM masuk ke tangki pengguna, Dengan itu kerusakan teknis dan kerugian finansial dapat dihindari,” imbuhnya. [ren.wwn]

