24 C
Sidoarjo
Sunday, March 15, 2026
spot_img

Unusa Lantik Dekan FK Baru, Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kedokteran


Surabaya, Bhirawa
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) melantik Dekan Fakultas Kedokteran di Lantai 3 Tower Unusa Kampus B Jemursari, Surabaya. Pelantikan Kedokteran Prof. Dr. dr. Budi Santoso, Sp.OG., Subsp.F.E.R., di inginkan mampu memperkuat kualitas pendidikan kedokteran di lingkungan Unusa supaya mampu bersaing dengan fakultas kedokteran yang telah lebih dulu berdiri.

Rektor Unusa Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA, IPU, ASEAN.Eng. mengatakan tiga poin utama yang harus menjadi perhatian kepemimpinan dekan baru yang menjadi arah pengembangan fakuktas ke depan.

“Pertama penguatan tata kelola fakultas yang transparan dan akuntabel, fakultas Kedokteran Unusa harus jaga transparansi dan profesionalisme untuk menguatkan kepercayaan publik, kedua akselerasi peningkatan kualitas dan akreditasi pendidikan, ketiga mendorong penguatan riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari kontribusi akademik fakultas kedokteran,” jelasnya

Prof. Tri Yogi menjelaskan pendidikan kedokteran tidak hanya menitikberatkan kemampuan teknis, tapi pada pembentukan karakter para dokter, dan juga harus menjunjung tinggi empati, integritas, dan nilai kemanusiaan dalam melayani pasien.

Sementara itu, Prof. Dr. dr. Budi Santoso, Sp.OG., Subsp.F.E.R. mengukapkan terdapat kesenjangan antara FK baru dengan FK yang sudah lebih dulu berdiri. “Tidak dipungkiri kesenjangan ada pada kualitas pendidikannya, tapi melihat dari hasil evaluasi outcome Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD), UNUSA termasuk yang terbaik, sehingga kualitas yang telah dicapai ini tinggal mempertahankan dan bisa meningkatkan, tentu berbicara mengenai kualitas outcome harus dimulai dari inputnya,” katanya.

Berita Terkait :  Mahasiswa Komunikasi UNTAG Surabaya Kembangkan Strategi Kreatif untuk Branding Bagi Kopi Margorejo

Prof. Budi menyampaikan bahwa memiliki input yang baik harus memiliki standar batas minimal kemampuan akademik seorang calon mahasiswa kedokteran yang ditetapkan dengan baik. “Langkah tersebut akan dilakukan pertama kali dalam memperbaiki outcome dari FK UNUSA, Parameter outcome ini dari hasil UKMPPD tadi,” pungkas Prof. Budi.

Prof. Budi menambahkan sudah ada dua yang bersedia yaitu, China Medical University dan OITA University yang siap menerima dosen-dosen yang ingin melanjutkan PhD program. “Intinya manajemen yang sudah baik akan kami pertahankan dan tingkatkan, bertujuan mendukung prioritas utama yaitu meningkatkan kualitas,” imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!