28 C
Sidoarjo
Sunday, April 6, 2025
spot_img

Ubaya Resmikan Center for Aging Wellness dan UBAYA LIFe

Kemendiktisaintek Dorong Riset Sains dan Teknologi di Indonesia

Surabaya, Bhirawa
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia ke Universitas Surabaya (Ubaya) untuk melaunching Center for Aging Wellness dan Life Science Integrated Facilities (UBAYA LIFe) di Fakultas Teknobiologi Lantai 6 Kampus Ubaya Tenggilis, Surabaya.

UBAYA LIFe didirikan untuk mengoptimalkan alat-alat mutakhir di laboratorium Ubaya dan sumber daya yang sinergis dan terintegrasi, khusus pada bidang keilmuan life science dan material science. Kamis (20/3)

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia, Prof Stella Christie, Ph D, menjelaskan tidak ada bangsa yang bisa makmur tanpa pengertian sains dan teknologi yang baik, Kemendiktisaintek memiliki visi bahwa riset sains dan teknologi dilakukan oleh perguruan tinggi.

“Ubaya telah melakukan riset yang membawa kesejahteraan hingga berhasil menduduki peringkat pertama perguruan tinggi swasta dengan skor SINTA tertinggi, saya percaya kita bisa mengembangkannya lagi,” jelasnya.

Lanjut Prof Stella, menyampaikan bahwa akan membuka grand call dari dana riset yang cukup banyak bekerjasama dengan LPDP, nantinya akan dibuka ke seluruh PTS maupun PTN. “Kualitas penelitian Indonesia sebenarnya sangat mumpuni, tapi ekosistemnya masih perlu diperbaiki, pemerintah mencoba memberikan intervensi pembenahan ekosistem penelitian dengan membuka grand call dana riset bagi perguruan tinggi dan nantinya perguruan tinggi yang memenangkan kompetisi, dana riset akan mendapatkan insentif langsung kepada peneliti,” tutur Prof Stella.

Berita Terkait :  AXA Mandiri Tingkatkan Kualitas Layanan, Resmikan Customer Care Centre Baru di Surabaya

Sementara itu Rektor Ubaya Dr. Ir. Benny Lianto, M.M.B.A.T, mengatakan peresmian hari ini sejalan dengan tema strategis Ubaya untuk memperkuat kapabilitas riset, inovasi dan komersialisasi dari produk-produk yang dikembangkan Ubaya bagi masyarakat.

“Ubaya ingin naik level, melalui fasilitas ini Ubaya bisa menjadi rujukan bagi divisi Research dan Development (R&D) di berbagai industri,” ujarnya.

Kami dukung melalui fasilitas laboratorium riset kelas dunia yang ada di Ubaya, kata prof Benny. Tentunya akan terus dikembangkan bersama industri dan pemerintah. “Ubaya akan fokus ke riset, mungkin yang lain masih mencari banyak mahasiswa, tapi kami ingin fokus ke riset, mudah-mudahan 5-10 tahun kedepan, keberlanjutan dari Ubaya ini bersumber dari dana riset,” Pungkas prof Benny.

UBAYA LIFe telah menambah lima peralatan laboratorium unggul baru, seperti X-Ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscope (SEM)-Energy Dispersive X-Ray (EDX), Liquid Chromatography Tandem-Mass Spectrometry (LC-MS/MS), dan Nuclear Magnetic Resonance (NMR), serta Cell Culture Facility, dan Center for Aging Wellness sebagai pusat unggulan IPTEK terpadu dan sumber informasi komprehensif untuk mewujudkan aging wellness melalui pemberdayaan lanjut usia (lansia) Indonesia, pengembangan ekosistem lintas generasi, riset inovatif, serta kemitraan berbasis Tri Dharma yang inklusif dan berkelanjutan. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru