28 C
Sidoarjo
Friday, March 27, 2026
spot_img

Turis Tiongkok Mendominasi di Tengah Lesunya Kunjungan Wisman

Pemprov Jatim, Bhirawa
Geliat pariwisata Jawa Timur mengawali tahun 2026 dengan catatan yang cukup menantang. Berdasarkan data terbaru, pintu masuk Bandara Internasional Juanda mencatat sebanyak 20.548 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Januari 2026. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 17,87 persen jika kita bandingkan dengan euforia libur akhir tahun pada Desember 2025 yang mencapai 25.019 kunjungan.

Statistisi Ahli Madya BPS Jatim Ika Rahayu Sri menyampaikan, penurunan ini ternyata tidak hanya terjadi secara bulanan. Jika menyandingkan data dengan Januari tahun lalu, jumlah pelancong asing juga terkoreksi tipis sebesar 7,10 persen. Meski demikian, harapan besar tetap membumbung agar grafik kunjungan kembali menanjak di bulan-bulan mendatang.

Namun siapa sangka, warga negara Tiongkok menjadi motor utama penggerak wisata asing di Jawa Timur saat ini. Mereka menyumbang porsi terbesar, yakni 7.068 kunjungan atau sekitar 34,40 persen dari total wisman yang masuk lewat Juanda. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh pelancong asal Malaysia dengan 4.345 kunjungan dan Singapura dengan 1.397 kunjungan.

Di sisi lain, ada catatan menarik pada kunjungan warga Singapura. Minat berlibur warga dari Negeri Singa ini merosot tajam hingga 60,10 persen dibandingkan Desember lalu. Penurunan ini setara dengan hilangnya 2.104 kunjungan hanya dalam waktu satu bulan.

Beralih ke wisatawan nusantara (wisnus), pergerakan warga lokal pun ikut mendingin setelah masa libur panjang usai. Jumlah perjalanan wisnus asal Jawa Timur tercatat sebanyak 16,79 juta perjalanan, turun sekitar 9,99 persen secara bulanan.

Berita Terkait :  Pagar Nusa Sumenep Siap-siap Gelar Kompetisi Antar Atlet

Kota Surabaya masih memegang predikat sebagai daerah asal perjalanan tertinggi dengan 2,82 juta pergerakan, disusul Kabupaten Sidoarjo dengan 1,91 juta perjalanan. Uniknya, di tengah kelesuan umum, Kota Madiun justru menunjukkan taji dengan peningkatan perjalanan sebesar 18,86 persen dibandingkan tahun lalu. Sebaliknya, Kabupaten Probolinggo harus rela mencatat penurunan signifikan hingga 40,23 persen.

Sebagai daerah tujuan, Jawa Timur tetap menjadi magnet bagi 17,58 juta perjalanan wisnus. Lagi-lagi, Surabaya dan Sidoarjo menjadi duet maut destinasi favorit yang paling banyak dikunjungi. Meski angka-angka ini mengalami kontraksi dibandingkan Januari tahun lalu, potensi pariwisata Jawa Timur diprediksi akan kembali bergairah seiring dengan munculnya agenda-agenda festival dan libur nasional di periode berikutnya.[rac.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!