Di Tengah Persawahan dan View Pegunungan, Cocok Untuk Jogging Track Warga
Oleh:
Sawawi, Kabupaten Situbondo
Wajah jantung Kota Situbondo resmi bersalin rupa. Lokasi yang dulunya sempat menyandang citra negatif sebagai kawasan prostitusi, kini disulap menjadi pusat ekonomi kreatif yang estetik dan ramah keluarga.
Perubahan besar ini ditandai dengan pembukaan gelaran Pasar Ramadhan di kawasan Burnik City oleh Bupati Situbondo, baru baru ini. Di sisi lain masyarakat Kota Santri berduyun duyun menghadiri pasar Ramadan di kawasan tengah persawahan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio, memberikan apresiasi khusus kepada Kadari, Ketua Paguyuban Burnik City yang layak disebut dengan julukan Masterman.
Kadari dinilai sebagai motor penggerak utama yang berhasil mengubah stigma negatif kawasan tersebut melalui langkah nyata pengembangan ekonomi kerakyatan.
“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan di Burnik City. Tempat yang dulunya memiliki kesan kurang baik, kini berubah menjadi pusat kuliner yang bermanfaat bagi ekonomi masyarakat luas,” ujar Mas Rio.
Tak berhenti di situ, Mas Rio menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengawal progres kawasan ini. Ke depan, Burnik City diproyeksikan tidak hanya sebagai pusat kuliner, tetapi juga sebagai destinasi olahraga dengan fasilitas jogging track di tengah panorama alam yang asri.
Burnik City, imbuh Mas Rio, menawarkan pesona alam unik yang jarang ditemui di pusat kota. Keindahan pemandangan yang menyegarkan mata menjadikannya lokasi favorit baru bagi warga Situbondo untuk menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa atau ngabuburit.
“Sepanjang area, berjejer puluhan tenant kuliner yang menyajikan beragam hidangan lezat hasil kreasi pelaku UMKM lokal. Berbeda dengan pasar kaget yang bersifat musiman, pusat kuliner Burnik City direncanakan akan buka setiap hari, menjadikannya tumpuan baru bagi perputaran ekonomi mandiri di Kelurahan Dawuhan dan sekitarnya,” tandas Mas Rio.
Hadirnya jajaran Forkopimda, sambung Mas Rio, termasuk Kapolres dan Kapolsek Kota Situbondo, serta seluruh Kepala Dinas, Camat Kota, hingga Lurah Dawuhan, menunjukkan bahwa proyek ini mendapat dukungan penuh dari sisi keamanan maupun regulasi.
“Kehadiran para pejabat ini sekaligus menjadi jaminan bagi kenyamanan warga yang ingin berkunjung. Kini, Burnik City berdiri sebagai bukti bahwa dengan kolaborasi yang tepat antara masyarakat dan pemerintah, sebuah kawasan yang tertinggal bisa bertransformasi menjadi permata kota yang membanggakan,” pungkas Mas Rio.
Menanggapi dukungan tersebut, Kadari alias Masterman menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pihak, khususnya kepada Mas Rio yang terjun langsung membimbing paguyuban.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada Mas Rio, Bupati Situbondo, yang sudah mendukung dan membimbing kami langsung demi keberlangsungan Burnik City. Semoga apa yang disampaikan Mas Bupati terwujud; Burnik City akan terus berkembang pesat dan ‘naik kelas’ ke depannya,” ungkap Kadari. [awi.gat]


