25 C
Sidoarjo
Monday, March 9, 2026
spot_img

Tingkatkan Kualitas Hasil Panen Petani di Mojokerto, Mahasiswa UNAIR Kembangkan Smart Solar Dryer Dome


Surabaya, Bhirawa
Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (UNAIR) melakukan kegiatan pegabdian masyarakat Astana Jabal Sirr, Desa Wotanmasjedong, Kabupaten Mojokerto.

Melalui Instrumentation and Energy Research Community (IMERCY) para mahasiswa mencari solusi terhadap permasalahan hasil pertain akibat kendala cuaca, Senin (9/3) PIC, Alfananda Ardiansyah mengukapkan para mahasiswa melakukan pemsangan Smart Solar Dryer Dome.

“Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan nilai tambah produk hasil panen petani, dengan mencari solusi permasalahan pengeringan hasil panen petani yang sebelumnya tidak dapat diselesaikan akibat kendala cuaca,” ucapnya.

Lanjut Alfananda menyampaikan bahwa alasan melaksanakan kegiatan pengmas di Desa Wotanmasjedong ialah mengatasi permasalahan hasil panen petani yang sering tidak kering atau rusak akibat hujan. “Hasil panen tidak kering, maka harga jual di pengepul akan menurun, apabila kering dan memiliki kualitas bagus, hasil panen seperti jahe dapat diolah menjadi bubuk,” ucapnya.

Sementara itu, General Manager IMERCY Muhammad Naufal Al-Hasani, mengatakan bahwa Smart Solar Dryer Dome itu alat pengering berbasis energi matahari berbentuk rumah kaca yang umumnya digunakan untuk mengeringkan bahan pangan.

“Keunggulan Smart Solar Dryer Dome diciptakan oleh IMERCY dilengkapi dengan teknologi IoT untuk mengetahui suhu ruangan dan memiliki fasilitas heater berbasis energi baru terbarukan (EBT),” tutur Naufal.

Naufal menambahkan Smart Solar Dryer Dome memiliki keunggulan teknologi terletak pada penambahan sistem IOT untuk mengetahui suhu ruangan di rumah pengering dan adanya heater untuk menunjang proses pengeringan.

Berita Terkait :  Efek Domino Geopolitik Asia-Eropa: Ancaman Stabilitas Global

“Smart Solar Dryer Dome terbukti memberikan manfaat nyata bagi para petani di Desa Wotanmasjedong, teknologi membantu menjaga kualitas hasil panen sehingga tetap baik dan berdampak pada peningkatan kondisi ekonomi petani, inovasi ini juga mendorong petani untuk mulai menanam komoditas lain seperti tanaman toga dan berbagai jenis buah,” imbuh Naufal. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!