24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan, Pemkab Beri Pelatihan pada Petani Tembakau


Bondowoso, Bhirawa
Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kesejahteraan petani, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar pelatihan kapasitas SDM pertanian pada Budidaya Tembakau di Klinik Pertanian, Desa Sumbersuko, Kecamatan Klabang, Selasa (12/8).

Pelatihan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso kepada masyarakat utamanya kepada petani tembakau. Yang diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi petani tembakau Bondowoso.

Hadir dalam pembukaan pelatihan tersebut Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, didampingi Asisten II Abdurahman, Kadis DPKP, Kadis Kominfo, serta Kepala Satpol PP.

Kehadiran para pejabat tinggi tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau yang menjadi unggulan daerah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bondowoso, Hendri Widotono, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program terpadu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola lahan tembakau secara efektif dan efisien.

“Tujuannya adalah menghasilkan tembakau berkualitas tinggi sehingga nilai jualnya meningkat,”ungkapnya.

Dijelaskannya, bahwa realisasi program penguatan bidang berupa pupuk gratis untuk petani tembakau, meski masih dalam skala terbatas.

Sementara, Wakil Bupati As’ad menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi di sektor pertanian. Pihaknya akan terus memberikan dukungan melalui pelatihan, bantuan sarana prasarana, dan pendampingan teknis.

“Kita harus terus berinovasi dan tidak cepat puas dengan hasil yang ada. Pelatihan ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi kita semua,” ujar Wabup.

Berita Terkait :  Warga Sidoarjo Tidak Perlu Resah, Pajak Kendaraan Bermotor Tidak Naik

Pantauan di lokasi, selain sesi edukasi, acara juga diisi dengan pemberian bantuan secara simbolis kepada petani, antara lain, Tatik Cekatan (Sistem Informasi dan Pengelolaan Data Pertanian), Asuransi Tani, serta Sertifikat Kunyit Organik sebagai pengakuan atas budidaya ramah lingkungan.

Bantuan lainnya meliputi alsintan (alat dan mesin pertanian), herbisida, benih jagung, benih padi, serta Sintanur (Varietas Unggul Nasional). Bantuan ini diharapkan mempermudah dan mempercepat proses produksi sehingga produktivitas petani meningkat signifikan. [san.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru