24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Teken MoU dengan Universitas Taiwan, FIK UMSurabaya Gelar International Visiting Professor


Surabaya, Bhirawa
Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) menggelar kegiatan International Visiting Professor bersama Chung Hwa University of Medical Technology (CHUMT), Tainan, Taiwan, pada 27-28 Januari 2026 di Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Universitas Muhammadiyah Surabaya dan Chung Hwa University of Medical Technology sebagai langkah penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan kesehatan.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerja sama strategis kedua institusi, khususnya dalam pengembangan pendidikan internasional, kolaborasi riset, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berbasis global.

Selain itu, kegiatan juga menjadi bagian dari upaya UMSura dalam memperkuat internasionalisasi Catur Dharma perguruan tinggi, sekaligus memperluas jejaring kerja sama global pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Empat profesor dari Chung Hwa University of Medical Technology hadir sebagai visiting professors, yakni Prof. Bih-O Lee, RN, PhD., Prof. Jau-Shyang Huang, Ph.D., Prof. Jeng-Long Hsieh, Ph.D., dan Prof. Yulin Yang, Ph.D.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya yang menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi dan pelayanan kesehatan.

Ia juga mengucapkan terimakasih atas kontribusi para Adjunct Professor yang tidak hanya dalam aspek keilmuan, tetapi juga membawa wawasan internasional yang penting bagi sivitas akademika.

Berita Terkait :  Sekdaprov Jatim Harap KPID dan Lembaga Penyiaran Cegah Disinformasi Serta Jadi Penjernih

“Keberadaan Anda sangat berarti bagi komunitas akademik kami. Selain berbagi keahlian, Anda membawa perspektif global, pengalaman, dan inspirasi yang akan memperkaya mahasiswa dan dosen kami. Di era di mana tantangan kesehatan semakin global, kolaborasi semacam ini tidak hanya berharga, tetapi juga esensial.,” terang Mundakir.

Lebih lanjut, Mundakir menegaskan filosofi Umsura dalam membangun kemitraan akademik yang berkelanjutan.

“Di Umsura, kami percaya bahwa universitas yang kuat tumbuh melalui kemitraan, saling menghormati, dan komitmen bersama terhadap pendidikan, penelitian, dan dampak sosial. Kami menantikan untuk belajar dari Anda dan membangun kolaborasi yang bermakna dan berkelanjutan bersama-sama,” ujar dia.

Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan pesan yang menegaskan kedekatan hubungan yang dibangun melalui kerja sama ini.

Adapun rangkaian kegiatan diisi dengan general lecture bertema “Digital Health Improvements and the Impact on Current Community Nursing Health” yang membahas peran teknologi digital dalam penguatan layanan keperawatan komunitas. Selain itu, dilaksanakan diskusi joint research dan perencanaan program strategis untuk mendorong riset kolaboratif berskala internasional.

Agenda lainnya meliputi diskusi penyelarasan kurikulum internasional (International Curriculum Alignment and Matching), perencanaan International Class Program dan Credit Transfer, serta perencanaan program International Community Service yang diarahkan pada pelayanan kesehatan masyarakat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Para visiting professors juga memberikan expert lecture di Program Studi S1 Farmasi serta Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (D3 dan STr) Fakultas Ilmu Kesehatan UMSurabaya yang diikuti dosen dan mahasiswa.

Berita Terkait :  Elis, Penggerak UMKM Terima Penghargaan dari Bupati Tuban

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMSurabaya, Dr. Dede Nasrullah, S.Kep., Ns., M.Kep., mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas akademik dan daya saing internasional.

International Visiting Professor dan penandatanganan MoU ini menjadi wujud komitmen FIK UMSurabaya dalam menghadirkan pendidikan kesehatan yang berorientasi global dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

“Kami berharap kolaborasi ini menghasilkan riset bersama, pengembangan kurikulum internasional, serta program pengabdian masyarakat yang berdampak luas,” ujarnya, Rabu (28/1).

Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Surabaya berharap dapat memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi berdaya saing global serta menghadirkan inovasi di bidang kesehatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nasional maupun internasional. [ina.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru