26 C
Sidoarjo
Monday, February 9, 2026
spot_img

Tekan Angka Pengangguran, Disnakertrans Jatim Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap I


Pemprov Jatim, Bhirawa
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur secara resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap I Tahun 2026 di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Bojonegoro, Senin (9/2/2026).

Program ini menjadi instrumen kunci pemerintah provinsi dalam upaya menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto, S.T., M.M., memaparkan data ketenagakerjaan terkini di mana TPT Jawa Timur per Agustus 2025 berada pada angka 3,88 persen, atau mengalami penurunan sebesar 0,31 persen dibanding tahun sebelumnya.

Meskipun tren menunjukkan perbaikan, ia menegaskan bahwa penguatan kompetensi tetap menjadi prioritas agar angkatan kerja Jatim tidak hanya menjadi penonton di tengah perkembangan industri.

“Kita membutuhkan program yang berdampak langsung kepada masyarakat. Melalui 16 UPT BLK dan satu Balai Produktivitas, kami berkomitmen mencetak calon tenaga kerja yang produktif, kreatif, siap kerja, dan siap berwirausaha. Era sekarang adalah milik mereka yang kompeten dan memiliki penguasaan soft skill yang baik,” tegas Sigit di hadapan para pejabat daerah dan pimpinan instansi terkait.

Kepala UPT BLK Bojonegoro, Wahyu Krisdihantoro, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat luar biasa. Dari total 1.166 pendaftar, hanya 64 peserta yang dinyatakan lulus seleksi untuk mengisi empat program kejuruan.

Berita Terkait :  Tekan Angka Pengangguran, Bupati Madiun Tinjau Pelatihan Calon Pekerja Migran

Keempat kejuruan yaitu Pembuatan Roti dan Kue, Practical Office Advance, Operator Forklift, serta Pipe Welder SMAW 6G. Angka seleksi yang ketat ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelatihan di bawah naungan Disnakertrans Jatim.

Mengenai penempatan kerja, Wahyu mengungkapkan keberhasilan nyata pada alumni periode sebelumnya. Sebagai contoh, 100 persen alumni pelatihan Operator Forklift akhir tahun 2025 telah terserap di dunia kerja, dengan sebaran di PT Kobe Boga Utama Plant Bojonegoro serta berbagai perusahaan di Surabaya dan Gresik.

Keberhasilan serupa juga terlihat pada kejuruan Las SMAW yang alumninya banyak terserap di sektor pertambangan serta migas, baik di lingkup lokal maupun luar pulau Jawa.

Pelatihan tahap I ini akan berlangsung mulai 10 Februari 2026 hingga 8 Mei 2026 untuk durasi terpanjang. Seluruh biaya pelaksanaan dibebankan pada DPA Disnakertrans Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026.

Guna menjamin standar keahlian peserta, seluruh rangkaian kegiatan akan diakhiri dengan uji sertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta pemantauan berkala melalui tracer study oleh tim Career Center untuk memastikan alumni benar-benar mendapatkan posisi di dunia usaha atau mandiri secara wirausaha.

Acara pembukaan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Bakorwil II Bojonegoro, Kodim 0813, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Jatim, serta mitra industri yang tergabung dalam FKLPID Bojonegoro.

Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu memperluas jejaring kerja bagi para siswa sehingga setelah lulus nanti, mereka tidak lagi kesulitan dalam mencari peluang kerja atau memulai usaha baru. [rac.gat]

Berita Terkait :  Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Gresik Gelar Walk-in Interview

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru