27 C
Sidoarjo
Monday, February 23, 2026
spot_img

Tahun Pertama Pemkot Kediri Percepat Pembangunan dan Tekan Kemiskinan


Kota Kediri, Bhirawa
Memasuki tahun pertama kepemimpinan, Pemerintah Kota Kediri terus mengakselerasi pembangunan daerah sekaligus memfokuskan kebijakan pada upaya penurunan angka kemiskinan melalui peningkatan layanan dasar, pemberdayaan UMKM, dan penguatan perlindungan sosial.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan, sejak dilantik pada 20 Februari 2025 bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin, berbagai program percepatan pembangunan telah dilaksanakan di sejumlah sektor.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh perangkat daerah yang terus menjaga komitmen pelayanan kepada masyarakat.

“Dalam satu tahun ini, kita telah melakukan berbagai upaya percepatan pembangunan. Ke depan, tantangan tentu semakin besar sehingga dibutuhkan kerja keras dan komitmen bersama,” ujarnya, Senin (23/2).

Ke depan, Pemkot Kediri memprioritaskan penurunan angka kemiskinan melalui peningkatan kualitas layanan dasar, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Vinanda menegaskan, akses pendidikan dan kesehatan yang merata dan berkualitas menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga terus diperkuat melalui pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan pasar. Salah satu upaya dilakukan melalui penguatan peran Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai sarana pemasaran produk UMKM.

“Penguatan UMKM memerlukan kolaborasi lintas sektor, bukan hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah. Dengan sinergi, produk UMKM Kota Kediri diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Berita Terkait :  Layanan Administrasi Tak Maksimal, Wacana Pemekaran Malang Utara Menguat

Upaya penurunan kemiskinan juga ditempuh melalui program perlindungan sosial, antara lain bantuan sosial, jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu, beasiswa pendidikan, serta pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH).

Vinanda menegaskan, seluruh program harus direncanakan dan direalisasikan secara tepat sasaran, tepat guna, dan tepat manfaat. Dengan sinergi seluruh elemen, ia optimistis pembangunan Kota Kediri dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. [van/nov]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru