25 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Tahapan SNBP 2026 Dimulai, Kadindik Minta Sekolah Tak Manipulasi Nilai


Dindik Jatim, Bhirawa
Tahapan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi akan dimulai hari ini (29/12). Pada tahap awal ini, Kemendiktisaintek mengumumkan kuota di masing-masing sekolah. Bagi sekolah yang menggunakan sistem e-Rapor akan mendapatkan tambahan kuota 5% pada jalur SNBP 2026.

Terkait ini Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai meminta sekolah untuk bertanggung jawab penuh atas kebenaran data nilai rapor dan prestasi siswa. “Saya ingatkan kepada sekolah agar tidak ada manipulasi nilai atau portofolio, karena kecurangan dapat berakibat pada pembatalan kepesertaan sekolah di tahun berikutnya. Karena itu saya berharap pengisian PDSS harus akurat,”ucapnya, Senin (29/12).

Adanya tambahan kuota sekolah pada jalur SNBP untuk penggunaan sistem e-Rapor, diharapkan Aries dapat motivasi bagi sekolah di Jatim untuk terus melakukan digitalisasi administrasi pendidikan.

Pada penentuan prodi, menilik persaingan yang cukup ketat, Kadindik juga mengingatkan guru BK untuk melakukan analisa dan sosialisasi secara intensif kepada siswa. Pasalnya jika siswa memilih dua program studi, salah satu prodi harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan sekolah asal (Jawa Timur). Namun, jika hanya memilih satu prodi, siswa bebas memilih PTN di provinsi mana pun.

“Tentu ini harus ada sosialisasi secara intensif. Karena kita harus melihat peluang dari hasil TKA maupun dari keketatan prodi di masing-masing PTN. Guru BK harus jeli melihat ini agar para siswa bisa masuk di prodi atau PTN yang diinginkan,”jelasnya.

Berita Terkait :  Sinergi Budaya, Bupati Ponorogo Lepas Mahasiswa UMPO KKN ke Malaysia

Aries juga menambahkan, Dindik Jatim akan segera menggelar sosialisasi intensif baik secara daring maupun luring untuk memastikan seluruh informasi ini tersampaikan hingga ke pelosok daerah, guna menjaga transparansi dan keadilan bagi seluruh calon mahasiswa di Jawa Timur.

“Kami berharap sinergi antara sekolah, orang tua, dan siswa dapat terjaga demi mengantarkan putra-putri terbaik Jawa Timur menuju jenjang pendidikan tinggi yang mereka cita-citakan,” tutupnya.

Di samping itu, Kadindik kelahiran Makassar ini juga menyebut Dindik Jatim menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung rangkaian pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2026. Langkah percepatan ini diambil untuk memberikan waktu persiapan yang lebih panjang bagi sekolah dan siswa, menyusul adanya penyesuaian syarat pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Agenda krusial terdekat, kata Aries dimulai pada 29 Desember 2025, yakni pengumuman kuota sekolah sekaligus pembukaan masa sanggah bagi sekolah yang ingin melakukan klarifikasi terkait data kuota siswanya.

“Jawa Timur harus tetap menjadi barometer prestasi nasional. Dengan jadwal yang dimajukan, saya menginstruksikan kepada seluruh Kepala Cabang Dinas dan Kepala Sekolah SMA/SMK/MA se-Jawa Timur untuk segera melakukan audit internal data rapor dan memastikan integritas pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS),” tegas Aries, Minggu (28/12).

Disebutkan Aries, tahun ini Kementerian akan menggunakan hasil nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu prasyarat penerimaan. Karenanya, ia mengimbau para siswa kelas XII untuk memantau hasil TKA yang telah diikuti pada November 2025 lalu dan menjadi bahan analisa untuk penentuan program studi yang akan dituju pada jalur SNBP.

Berita Terkait :  Tak Abaikan Sikap Humanis, 23 Tersangka Narkoba di Kota Batu 2025 Jalani Proses Rehabilitasi

Kepada para siswa, Aries berpesan agar mereka menyiapkan diri sejak awal sesuai dengan jurusan yang diinginkan pada jalur SNBP maupun SNBT. Aries juga meminta agar para siswa jangan hanya fokus pada rapor, tapi juga prestasi non-akademik.

Pesan khusus juga ditujukan kepada sekolah. Aries meminta sekolah bertanggung jawab penuh atas data PDSS, Jujur dan teliti dalam menginput data PDSS. “Saya juga meminta pihak sekolah untuk jujur dan mendukung integritas siswa. Pastikan komunikasi dengan orang tua agar tidak ada salah paham,” tegas Aries.

Untuk mematangkan persiapan ini, Aries mengajak seluruh pihak baik sekolah, orangtua hingga siswa untuk menjaga integritas dan semangat menghadapi SNPMB 2026 dan Selamat berjuang calon Mahasiswa Hebat Jawa Timur dipentas Nasional diberbagai PTN di Indonesia.

Sementara itu, Kepala SMAN 16 Surabaya, Sunawan, menegaskan bahwa penerapan sistem e-Rapor membuat data nilai siswa tidak dapat diubah secara sepihak, termasuk nilai pada semester sebelumnya. Hal ini karena seluruh data telah tersinkronisasi secara digital.

“Karena kita menggunakan e-Rapor, setelah rapor diterbitkan dan tersinkron, nilainya tidak bisa lagi diubah. Apalagi nilai pada semester sebelumnya, itu tidak mungkin diubah,” ujar Sunawan.

Ia menjelaskan, SMAN 16 Surabaya telah menggunakan sistem e-Rapor sejak sekitar tahun 2024. Dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sekolah mendapatkan kuota sebesar 40 persen dari total jumlah siswa kelas XII. “Jumlah siswa kita 388 orang, sehingga kuota SNBP sebanyak 155 siswa tahun ini,” jelasnya.

Berita Terkait :  Pemkot Batu Siapkan Kebijakan Florikultura Berbasis Inovasi dan UMKM Kreatif

Terkait anjloknya nilai TKA secara nasional, Sunawan memastikan, hasil nilai TKA di sekolahnya cukup tergolong baik. Meski begitu pihak sekolah tetap melakukan evaluasi sebagai bahan perbaikan ke depan. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru