25 C
Sidoarjo
Sunday, March 22, 2026
spot_img

Stok LPG 3 Kg di Kota Kediri Aman Jelang Lebaran

Kepala Disperdagin Kota Kediri, Moh. Ridwan saat melakukan sidak SPBE di wilayah Kota Kediri.

Kota Kediri, Bhirawa
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota Kediri memastikan pasokan LPG 3 kilogram bagi masyarakat tetap terjaga. Pemantauan dilakukan melalui inspeksi langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) untuk memastikan distribusi berjalan tanpa kendala.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri, Moh. Ridwan, setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBE di wilayah Kota Kediri. Beberapa titik yang dipantau di antaranya SPBE PT SAL dan PT LIG.

Ridwan menjelaskan sidak dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan distribusi LPG berjalan lancar sekaligus mencegah potensi kelangkaan di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan pihak terkait, termasuk Pertamina.

“Dari hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan LPG dalam kondisi cukup dan pasokan berjalan rutin tanpa kendala. Tidak ada keterlambatan distribusi,” ujarnya, Jumat (13/3).

Ia juga menegaskan hingga saat ini harga LPG 3 kilogram masih stabil dan belum mengalami kenaikan. Permintaan masyarakat pun dinilai masih dalam batas wajar tanpa lonjakan signifikan.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap melakukan pengawasan secara berkala. Jika ditemukan lonjakan permintaan atau indikasi gangguan distribusi, pihaknya siap berkoordinasi dengan Pertamina untuk melakukan pengecekan di lapangan.

Berita Terkait :  BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda Sosialisasikan Manfaat Program dalam Grand Launching Trauma Center RS Royal Surabaya

“Pengawasan akan terus dilakukan guna mencegah praktik pelanggaran seperti penimbunan,” kata Ridwan.

Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Kediri, Anwar Hidayat, menegaskan komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan LPG di wilayah Kediri, khususnya selama periode Ramadhan dan menjelang Lebaran.

Menurutnya, stok LPG di SPBE terus dipantau secara berkala. Di SPBE PT SAL misalnya, saat ini tersedia stok sekitar 40 ton di tangki timbun, ditambah pasokan sekitar 15 ton sehingga total stok mencapai 55 ton.

“Stok ini terus dijaga secara kontinyu di setiap SPBE untuk memastikan distribusi tetap lancar,” jelas Anwar.

Ia juga mengungkapkan konsumsi LPG masyarakat biasanya meningkat selama bulan Ramadhan. Di wilayah Kota Kediri dan sekitarnya, peningkatan konsumsi diperkirakan mencapai sekitar 7 hingga 10 persen.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina telah mengusulkan penambahan kuota fakultatif agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan potensi kelangkaan dapat dihindari.

Anwar juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Selain itu, masyarakat disarankan membeli LPG di pangkalan resmi Pertamina agar mendapatkan harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan, yakni Rp18.000 per tabung.(van,nov)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!