Sidoarjo, Bhirawa
Stok darah yang tersedia di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Sidoarjo per Senin (23/2) kemarin, total ada 1.828 kantong darah, dengan berbagai jenis produk. Ketua Bidang donor darah UTD PMI Sidoarjo, M.Asyek Yusaq, mengatakan jumlah tersebut dianggap masih aman terkendali. Diprediksi akan bisa mencukupi permintaan kebutuhan darah sampai dua Minggu yang akan datang.
” Mungkin pertengahan bulan puasa, kita akan melakukan kegiatan donor darah khusus, ini untuk mencukupi kebutuhan darah di akhir bulan puasa dan libur hari raya idul Fitri 1447 H,” komentar Asyek Yusaq, saat dikonfirmasi Senin (23/2) kemarin.
Kegiatan donor darah tersebut, nantinya akan dilakukan di kantor UTD PMI Sidoarjo dan di pelayanan Bus PMI di jalan Pahlawan Sidoarjo. Dari data di UTD PMI Sidoarjo, golongan darah A, yang diolah menjadi beberapa produk seperti WB, PRC, TC dan FFP, total ada 442 kantong darah. Dengan rincian, produk WB ada 66 kantong, produk PRC ada 336 kantong, produk TC ada 6 kantong dan produk FFP ada 19 kantong.
Kemudian, golongan darah B, yang diolah menjadi produk seperti WB, PRC, TC dan FFP total ada 633 kantong. Dengan rincian, produk WB ada 62 kantong, produk PRC ada 331 kantong, produk TC ada 6 kantong dan produk FFP ada 9 kantong.
Golongan darah O, yang diolah menjadi produk seperti WB, PRC,TC dan FFP total ada 628 kantong. Dengan rincian, produk WB ada 81 kantong, produk PRC ada 496 kantong, produk TC ada 35 kantong dan produk FFP ada 16 kantong.
Dan terakhir, golongan darah AB, yang diolah menjadi produk seperti WB, PRC , TC dan FFP total ada 145 kantong. Dengan rincian, produk WB ada 24 kantong, produk PRC ada 101 kantong, produk TC ada 3 kantong dan produk FFP ada 17 kantong.
Menurut Asyeq, darah yang ada di UTD PMI Sidoarjo tidak hanya dikhususkan untuk rumah sakit di wilayah Sidoarjo saja, tetapi pada wilayah yang selama ini sudah menjadi jaringan PMI Sidoarjo sampai di luar kota.
“Kalau kita sedang butuh darah, ya juga dibantu dari PMI luar daerah yang menjadi jaringan kita, ya saling membantulah di bidang kemanusiaan,” ujarnya.
Diakui, biasanya pada bulan-bulan puasa seperti saat ini, volume pendonor kadang mengalami penurunan. Tetapi nanti setelah lewat bulan puasa dan lewat libur hari raya, semuanya akan bisa normal kembali.[kus.ca]


