Surabaya, Bhirawa
Event lari terbesar di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, RS BHC Run 2026, bakal digelar pada Minggu, 8 Februari 2026 mendatang.
Adapun ajang tersebut memadukan olahraga, promosi kesehatan, wisata budaya, hingga pemberdayaan UMKM lokal.
Event yang diprakarsai Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) bekerja sama dengan TribunJatimNetwork ini mengusung konsep sport tourism, dengan rute lari yang menyuguhkan panorama alam, aktivitas masyarakat lokal, serta sentra UMKM khas Sumenep.
Untuk garis start dan finis akan berlokasi di RS BHC Sumenep, Jalan Jokotole, Lingkar Barat, Babbalan, Kecamatan Batuan. Rute lari akan melintasi Jalan Arya Wiraraja, kawasan Hotel Myze, Terminal Wiraraja, hingga Taman Tajamara, sebelum kembali ke area rumah sakit.
Campaign Director BHC Run 2026, Arya Anugrah Jaya, mengungkapkan event ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan layanan RS BHC sebagai rumah sakit modern di ujung Pulau Madura.
“Tujuan kami agar masyarakat Jawa Timur, bahkan nasional, tahu bahwa di Sumenep sudah ada rumah sakit yang fasilitas dan layanannya tidak kalah dengan kota besar,” terangnya, Rabu (4/2).
Arya menambahkan, RS BHC telah dilengkapi fasilitas medis modern, layanan rawat jalan dan rawat inap yang nyaman, IGD 24 jam, serta didukung tenaga medis profesional.
?“Layanan di RS BHC juga sudah terbuka untuk umum dan bisa menggunakan BPJS,” tuturnya.
Sementara itu, daya tarik lain dari RS BHC Run 2026 adalah rute yang menyatu dengan kehidupan masyarakat lokal. Peserta akan melewati kawasan pasar dan deretan UMKM yang aktif sejak pagi hari.
“Di sepanjang rute ada banyak spot UMKM. Salah satunya menjadi tempat nongkrong favorit warga Sumenep di pagi hari,” jelasnya.
Menurut Arya, event ini melibatkan para UMKM. Setiap pelari yang mengikuti kategori 5K dan 8K mendapat voucher belanja Rp 15 ribu yang bisa gunakan untuk belanja di tenant UMKM.
“Harapannya teman-teman pelari juga bisa menikmatilah UMKM Binaan dari UMKM Sumenep. Dan ini sih yang membedakan acara ini dengan run-run yang lain juga. Di sini teman-teman juga kita akan kasih voucher belanja. Dan teman-teman UMKM juga tidak dipungut biaya sama sekali,” papar Arya.
Manager Humas & Marketing RS BHC, Sandra Rahestri, menyampaikan rute lari dirancang aman dan nyaman, dengan suasana alam yang masih asri.
“Event ini bukan sekadar lomba lari, tapi pengalaman sport tourism. Peserta akan menikmati pemandangan pepohonan hijau, persawahan, dan udara segar,” jelas Sandra.
Ia menegaskan bahwa RS BHC Run 2026 merupakan event lari pertama yang digelar oleh fasilitas kesehatan di Kabupaten Sumenep, sekaligus menjadi kampanye gaya hidup sehat secara preventif dan promotif.
“Kami ingin masyarakat menjaga kesehatan sebelum sakit. Melalui olahraga lari, kami berharap semangat hidup sehat bisa tumbuh bersama RS BHC,” ujarnya.
Selain olahraga, event ini juga diharapkan mampu mengenalkan kekayaan budaya, seni, dan kuliner khas Sumenepkepada peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Kami ingin nama Sumenep semakin dikenal, bukan hanya wisatanya, tapi juga budaya dan kulinernya,” tandas Sandra.
RS BHC Run 2026 menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 5K, 8K, dan Fun Walk, yang terbuka bagi masyarakat ber-KTP Jawa Timur.
Pendaftaran kategori lari ditutup pada Rabu, 3 Februari 2026, sedangkan Fun Walk hingga Jumat, 6 Februari 2026.
Ajang ini juga menawarkan total hadiah hingga Rp1 miliar. Hadiah terbesar ada di kategori 8K, dengan juara 1 putra dan putri masing-masing memperoleh Rp100 juta.
Kategori 5K pelajar menyediakan hadiah Rp10 juta untuk juara pertama, sementara 5K umum memperebutkan Rp50 juta bagi juara 1.
Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui Tribun Booking di aplikasi TribunX, atau secara langsung di booth Information Centre Jalan Jokotole Sumenep, tepat di seberang RS BHC. [riq]

