Surabaya, Bhirawa
Laga pertandingan persahabatan antara Tim SIWO Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim, Judes FC, dan Waras FC bersama Tim Unesa FC berlangsung dengan sangat seru serta penuh kehangatan.
Hal itu dikatakan dan diapresiasi oleh Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, S.Pd., M.Kes., selaku Wakil Rektor IV Unesa Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Menurutnya pertandingan persahabatan Mini Soccer pasca libur Idul Fitri 1447 H ini juga sebagai ajang silaturahmi antara Seksi Wartawan Surabaya PWI Jatim bersama Universitas Negeri Surabaya Football Club sebagai tuan rumah.
“Yang pertama saya terimakasih, karena PWI Jatim yang mengawali inisiasi untuk mengajak pertandingan persahabatan dalam rangka mempererat silaturahmi setelah liburan lebaran ini,” katanya saat diwawancarai pasca pertandingan persahabatan, Rabu (01/04/2026).
Dirinya mengatakan, sebelumnya Unesa FC telah merancang pertandingan ini namun karena teman-teman dari PWI Jatim mengajak untuk menggelar pertandingan persahabatan, maka Unesa FC menyambutnya dengan sangat baik sebagai tuan rumah dan mengapresiasi pertandingan persahabatan yang luar biasa.
“Sebenarnya kami sudah merancang tapi karena teman-teman dari PWI Jatim mengajak untuk menggelar pertandingan persahabatan maka kami menyambutnya dengan sangat baik,” ungkapnya.
“Kami juga berterimakasih karena teman-teman sudah luar biasa bisa bermain hingga keluarkan keringat, karena mungkin selama ini pola makan kita sewaktu lebaran agak berlebihan dan kurang terkontrol setelah puasa Ramadhan satu bulan penuh. Sehingga baru kali ini pasca liburan bisa sama-sama menggelar pertandingan,” imbuhnya.
Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko yang biasa akrab dipanggil Cahyo pun mengungkapkan, bahwa sebenarnya dirinya beserta jajaran rektorat sudah melakukan aktivitas olahraga pasca liburan namun untuk sepak bola Mini Soccer baru kali ini dilakukan.
“Sebenarnya kami sudah beraktivitas olahraga. Ada yang main Padel, Tenis, dan lainnya. Tapi baru kali ini menggelar aktivitas olahraga sepak bola yang selalu rutin di-Schedule-kan pada hari Rabu,” ujarnya.
Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko pun membuka pintu dengan lebar dan mengajak para insan pers untuk selalu rutin olahraga sepak bola Mini Soccer bersama.
“Jadi, monggo untuk teman-teman dari PWI Jatim jika ada waktu longgar untuk bermain atau Sparring Partner bersama kami disini, pada setiap hari Rabu agar lebih menarik,” ucapnya.
Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko pun mengatakan dalam rutinitas yang bermain sepak bola Mini Soccer sejauh ini selalu diisi oleh Timnas Unesa FC Putri yang melibatkan Sport Science selama dalam Pelatnas.
“Kemudian ada juga beberapa dosen termasuk para pelatih yang ikut magang juga. Jadi, kami juga minta ijin ke PSSI dan Alhamdulillah diberikan kesempatan untuk membantu selama proses berlatih dan waktu itu dengan pelatih dari Jepang,” jelasnya.
“Dan kami yakin dengan magang itu bisa mengangkat pengalaman dan juga punya sesuatu yang berbeda, karena kalau di Timnas itu kan mesti berbeda dengan club-club yang ada dari level nasional,” tambahnya.
Sedangkan untuk mensupport agar dapat menciptakan dan menumbuhkan atlet baru yang berpotensi dan berbakat, Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko mengungkapkan bahwa Universitas Negeri Surabaya memiliki tagline sebagai ‘Rumah Para Juara’.
“Kami di Unesa dengan tagline kami sebagai ‘Rumah Para Juara’ itu sudah sangat jelas, bahwa akan kami kawal ketika ada atlet muda yang berprestasi. Artinya ada beberapa skema untuk sebuah beasiswa dan kami juga punya Liga 4, semuanya itu kami berikan beasiswa dalam kategori-kategori atlet berprestasi,” katanya.
“Namun tiap tahun itu harus terus dilakukan evaluasi untuk mempertahankan potensi dan prestasinya agar lebih meningkat,” tambahnya.
Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko pun membeberkan bahwa para atlet muda yang berprestasi juga diberikan pendalaman terkait profesionalisme agar menjadi atlet yang lebih berbakat dan lebih berprestasi.
“Termasuk pendekatan Sport Science itu kita libatkan semua. Jadi, kita coba bermain sepak bola yang ideal, kemudian belajar menghargai dan menghormati keputusan wasit, dan termasuk protes dengan cara yang lebih elegan sebagai akademisi yang tertib dan disiplin,” bebernya.
“Karena pembentukan karakter yang paling komplit untuk para atlet muda berbakat memang ada di olahraga,” tambahnya lagi.
Sementara itu, Sambari selaku salah satu dari Tim Support Unesa FC mengatakan pandangannya terkait perkembangan atlet muda berbakat di Kota Surabaya yang sering latihan di Kampus Universitas Negeri Surabaya bahwa mereka juga bisa mendapatkan ilmu.
“Paling tidak mereka juga bisa mendapatkan ilmu dari sini dari para akademisi, karena disini kan semuanya sudah ada yang namanya gambaran nanti akan bermain seperti apa, termasuk dengan teori dan prakteknya seperti di Liga 4,” ujarnya.
Disamping itu, David Agus Prianto selaku Pelatih Tim Liga 4 Unesa FC menambahkan bahwa Tim Unesa FC ini merupakan salah satu Tim milik lembaga Universitas Negeri Surabaya yang selama 3 musim ini baru dua kali berturut-turut masuk di 16 besar dan delapan besar itu sudah luar biasa.
“Saya selaku pelatih pasti menjaga harga diri, reputasi, menginginkan yang terbaik dan tidak hanya sekedar lolos di liga nasional, namun harus naik kasta,” tandasnya.
Bahrul Marzuqi Pelatih Judes FC mengaku banyak mendapat pelajaran dalam laga tersebut Diketahui Unesa FC langanan liga 4 sehingga pola permainan yang ditunjukkan cukup berbeda dengan kawan kawan wartawan.
“Ini Pelajaran berharga,”,katanya.
Catur dari SIWO PWI Jatim mengaku terkesan dengan pemain-pemain muda yang ada di PWI Jatim. Ini menunjukkan, kata dia pola regenerasi pemain bola berjalan sehingga siap melakoni agenda-agenda olahraga di tubuh PWI.
“Jatim selalu siap,” katanya.
Lepas dari semua itu, lanjut dia, laga persahabatan ini ajang silaturahim pasca lebaran. “Cari keringat, bakar lemak,” katanya.
Sementara itu, Inyong Maulana selaku Ketua Seksi Wartawan Surabaya PWI Jatim menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas keramahan dari pihak Universitas Negeri Surabaya Football Club sebagai tuan rumah.
“Semoga jalinan silaturahmi selalu tetap terjaga dan sampai jumpa lagi di pertandingan persahabatan selanjutnya,” ujarnya. [dre]


