26 C
Sidoarjo
Saturday, March 21, 2026
spot_img

Situbondo Masuk Daftar Kota Menuju Bersih, Raih Penghargaan Nasional

Bupati Situbondo, Mas Rio bersama Kadis Lingkungan Hidup dr Sandy Hendrayono menerima penghargaan Kota Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Situbondo, Bhirawa

Kabupaten Situbondo, berhasil meraih predikat Kota Menuju Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup dalam ajang nasional yang digelar di Jakarta, Rabu (25/2).

Situbondo menjadi salah satu dari 12 kota dan 22 kabupaten di Indonesia yang memperoleh predikat tersebut dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah.

Penghargaan diterima langsung Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Selain sertifikat, Pemerintah Kabupaten Situbondo juga mendapatkan bantuan tiga unit motor sebagai dukungan operasional pengelolaan lingkungan.

Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu menyatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif pemerintah daerah bersama masyarakat.

“Predikat Kota Menuju Bersih ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola persampahan di Situbondo,” tegas Mas Rio.

Mas Rio menjelaskan, Situbondo meraih nilai kinerja 62,16 dan menempati peringkat ke-24 secara nasional. Menurut dia, pencapaian itu menunjukkan kemajuan, tetapi masih memerlukan upaya berkelanjutan agar target pengelolaan sampah berkelanjutan dapat tercapai.

“Kami memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, termasuk edukasi masyarakat, pengurangan sampah rumah tangga, hingga peningkatan fasilitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA),” ungkap Mas Rio.

Mas Rio kembali menambahkan, kolaborasi dengan desa, komunitas, dan pelaku usaha akan terus diperluas. Mas Rio menyatakan, Pemerintah Kabupaten Situbondo berkomitmen mendukung arah kebijakan nasional tersebut.

Berita Terkait :  Pemprov Jatim Monitoring Perkembangan Peserta Magang Program PBK

“Kami akan menyiapkan roadmap peningkatan TPA agar lebih ramah lingkungan, sekaligus mendorong penguatan bank sampah dan ekonomi sirkular di tingkat desa,” ujarnya.

Mas Rio juga mengapresiasi peran masyarakat yang mulai terbiasa memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Menurut Mas Rio, perubahan perilaku menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Pemkab Situbondo menargetkan peningkatan indeks kebersihan melalui pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu serta peningkatan kapasitas petugas kebersihan.
Ini bukan akhir, melainkan langkah awal menuju Situbondo yang lebih bersih dan sehat,” pungkas Mas Rio.

Sementara itu Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa saat ini sekitar 34 persen Tempat Pemrosesan Akhir di Indonesia yang meninggalkan praktik open dumping. Sisanya masih perlu bertransformasi menuju sistem controlled landfill bahkan sanitary landfill.

Menurut Hanif, transformasi TPA menjadi sistem modern penting untuk mengurangi pencemaran tanah, air, dan udara. “Selain itu, sistem modern memungkinkan pengendalian lindi dan gas metana secara lebih aman dan terukur,” beber Menteri Hanif. awi.wwn

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!