27 C
Sidoarjo
Tuesday, February 17, 2026
spot_img

Silat Bukan Sekadar Olahraga Tapi Warisan Budaya Luhur

H Hari Wuryanto, SH., M.Ak
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan warisan budaya luhur yang telah menjadi identitas kuat bagi masyarakat Madiun.

Karena itu, Bupati mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan leluhur ini agar tetap dipandang positif oleh masyarakat luas.

“Untuk menjaga nilai luhur serta menjaga agar tidak terjadi konflik, maka Pemkab Madiun menetapkan Peraturan Bupati Madiun Nomor 48 tahun 2025 sebagai landasan pengelolaan, pembinaan dan penguatan peran perguruan silat secara harmonis,”kata Bupati Hari Wuryanto, saat memimpin diskusi Sarasehan Paguyuban Kampung Pesilat Kecamatan Dolopo di Aula Kecamatan Dolopo, Sabtu (15/02/2026) malam.

Diutarakan oleh Bupati, Kampung Pesilat bukan sekedar simbol, tapi merupakan komitmen bersama untuk merawat persaudaraan, melestarikan budaya, dan menjaga kondusifitas daerah. Implementasi peraturan Bupati ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan Visi Misi Kabupaten Madiun ‘Bersahaja’ dalam harmonisasi sosial menuju Kabupaten Madiun yang harmonis, berbudaya, dan berdaya saing,”.

Kesempatan ini, Camat Dolopo, Yudha Dwi Andriyanto menyampaikan bahwasanya di Kecamatan Dolopo terdapat 3 organisasi perguruan. Yakni Persatuan Setia Hati Winongo Tunas Muda, Perguruan Setia Hati Terate dan Pagar Nusa. Seperti diketahui, lanjut Camat Dolopo, pencak silat merupakan budaya yang ada di Madiun yang harus dijaga dan dilestarikan. [dar.gat]

Berita Terkait :  Dukung BP Haji Jadi Kementerian

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru