26 C
Sidoarjo
Saturday, March 21, 2026
spot_img

Setahun Memimpin Mas Rio dan Mbak Ulfi, Kinerja Ekonomi Tertinggi dalam 5 Tahun

Laporan setahun masa pemerintahan Bupati Mas Rio dan Wabup Mbak Ulfi mewujudkan misi visi Situbondo Naik Kelas, di alun alun Kota, Minggu sore (1/3). sawawi/bhirawa

Situbondo, Bhirawa

Momen 1 Maret 2026, memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) dan Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah (Mbak Ulfi), Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar acara buka puasa bersama masyarakat di Alun-Alun Situbondo dengan tajuk “Lapor Rakyatku, Sataon Mas Rio dan Mba Ulfi Bawa Situbondo Naik Kelas”, Minggu (1/3).

Momentum ini menjadi refleksi satu tahun perjalanan kepemimpinan Mas Rio dan Mba Ulfi sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Di tengah tantangan efisiensi anggaran nasional, dinamika fiskal daerah, hingga bencana banjir bandang yang sempat melanda sejumlah wilayah, roda pemerintahan tetap berjalan dengan fokus pada pelayanan publik dan percepatan pembangunan.

Kata Mas Rio, ada 11 program prioritas kepemimpinan Mas Rio dan Mbak Ulfi. Dari janji kini menjadi aksi nyata. Dalam satu tahun, 11 program prioritas telah dijalankan dan mulai menunjukkan hasil nyata bagi masyarakat.

Pertama, diantaranya program petani tentram. Penguatan sektor pertanian dan perikanan yang mencatat peningkatan produktivitas tangkap dan budidaya. Tercatat, produksi ikan tangkap naik menjadi 19.725 ton pada 2025 dan budidaya naik menjadi 637 ton. “Sedangkan, produksi padi mencapai 321.723 ton, jagung 295.802 ton, dan tebu 1 juta ton,” sebutnya.

Berita Terkait :  Wali Kota Pasuruan Sebut Tantangan Pembangunan Tak Hanya Infrastruktur, tapi SDM Unggul

Kedua, kata Mas Rio SESAKA (Sentra Ekonomi, Wisata dan Kebudayaan) – Pengembangan kawasan heritage Besuki dan sport tourism, termasuk digitalisasi destinasi Pasir Putih dengan capaian pendapatan Rp3,8 miliar pada 2025.

“Sejumlah destinasi wisata tengah dipersiapkan terutama fasilitas hingga sumber daya manusia (SDM) melalui Pokdarwis. Ke depan, Situbondo akan fokus pada wisata minat khusus seperti pendakian, wisata bahari, sampai konservasi, budaya, dan sejarah,” ungkap Mas Rio.

Selanjutnya ketiga, sebut Mas Rio, RICALL (Rio Ulfi Calling) – Layanan pengaduan 24 jam terintegrasi melalui aplikasi eSIBOND untuk mempercepat respons terhadap aspirasi warga. ‘Masyarakat dapat menyampaikan aduan melalui akun resmi Bupati, Wakil Bupati, Pemkab, dan lewat pesan WhatsApp RiCall 08138-777-8727 yang akan direspons secara langsung,” tambahnya.

Keempat, sambung Mas Rio, ada program VORSA UMKM. Ini berupa Voucher usaha, pelatihan kerja, serta akses pinjaman modal bunga 0 persen bagi UMKM terverifikasi. Pemkab menyiapkan inkubasi bisnis dan Situbondo Creative Hub untuk mendampingi UMKM sampai benar-benar naik kelas.

“Kelima ada program BANTU DESA. INi diwujudkan dalam bentuk penguatan pelayanan desa termasuk pengadaan ambulans dan peningkatan kesejahteraan warga. Pada tahap pertama 2025, Pemkab Situbondo telah menyalurkan 38 ambulans dengan target 1 desa 1 ambulans.

“Keenam ada program bernama BERANTAS (Berobat Gratis Tanpa Batas). Ini merupakan layanan kesehatan gratis dan perluasan jaringan rujukan RSUD. Sepanjang tahun pertama Mas Rio dan Mba Ulfi, Pemkab telah menyalurkan anggaran Rp 60 miliar khusus untuk program BERANTAS,” terang Mas Rio.

Berita Terkait :  Wakil Bupati Gresik Ikuti Panen Serentak Secara Hybrid di Driyorejo

Sisanya, ketujuh ada program bernama PAKENYANG. Ini berupa program Subsidi dan distribusi bantuan pangan senilai Rp 164 juta guna menjaga stabilitas stok dan harga. Bahkan, Pemkab juga menyiapkan stabilitas harga lewat program pasar murah.

“Program MANTAP (Guru Agama Mampu dan Berprestasi) fokus pada peningkatan insentif guru agama, guru PAUD, serta tenaga kependidikan. Lebih dari 4.400 guru agama telah terfasilitasi, insentif juga diberikan hingga Rp 2 juta per orang.

‘Lalu, kesembilan berupa bantuan aktivasi dan operasional tempat ibadah. Tercatat 655 masjid telah mendapatkan dana operasional Rp1,37 miliar, dan hibah digelontorkan Rp1,92 miliar untuk 81 lembaga peribadatan dan kesepuluh bernama program SIBOND MELENTING. Program berupa beasiswa 228 pemuda berprestasi senilai Rp 1,9 miliar dan bantuan pendidikan anak putus sekolah dengan realisasi Rp 214 juta pada 2025,” tegas Mas Rio.

Terakhir, urai Mas Rio, ada program bernama NAIK HONDA .Program ini tenaga honorer naik kelas tercatat sebanyak 5.814 tenaga honorer telah resmi menjadi PPPK Paruh Waktu. ‘Harapan kami dengan kenaikan honor terutama untuk tenaga kesehatan hingga Rp1,5 juta per bulan,” kupas Mas Rio.

Tidak hanya 11 program prioritas, Mas Rio dan Mba Ulfi juga melakukan revitalisasi pendidikan dan infrastruktur monumental. Tercatat, Rehabilitasi 71 SD dan 16 SMP dengan anggaran Rp 53 miliar, pembangunan Pendopo Pate Alos di kawasan heritage Besuki Raya. “Di Situbondo kini juga melakukan pengembangan Bandara KASA KHR As’ad Syamsul Arifin sebagai infrastruktur strategis,” pungkas Mas Rio. awi.wwn

Berita Terkait :  Target Retribusi Parkir Jalan Umum Kota Pasuruan Turun

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!