Oleh:
Irvan Cholis, Kota Kediri
Sentra Kuliner Pasar Banjaran resmi diluncurkan sebagai ikon baru Kota Kediri. Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Selasa (20/1) malam.
Sentra kuliner tersebut menjadi lokasi baru bagi pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di sekitar Jalan Joyoboyo dan Jalan Patiunus.
Peresmian sentra kuliner ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Kediri dalam melakukan penataan kawasan kota sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wali Kota Kediri menyampaikan bahwa Sentra Kuliner Pasar Banjaran diharapkan dapat menjadi destinasi kuliner baru yang nyaman dan menarik bagi masyarakat Kota Kediri maupun pengunjung dari luar daerah.
“Sentra Kuliner Pasar Banjaran kami harapkan bisa menjadi ikon baru Kota Kediri dan menjadi tempat yang nyaman untuk menikmati kuliner khas daerah,” ujar Vinanda.
Disebutkannya, saat ini terdapat sekitar 24 pedagang yang menempati sentra kuliner tersebut. Ke depan, kawasan ini akan terus ditata agar semakin rapi dan menarik, sekaligus dikembangkan sebagai ruang tumbuh ekonomi kreatif, termasuk dengan rencana penambahan hiburan musik.
Menurut Vinanda, Sentra Kuliner Pasar Banjaran diharapkan mampu memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat sehingga menjadi tempat yang selalu ingin dikunjungi kembali.
“Harapannya, Pasar Banjaran ini menjadi pasar yang ngangeni, tidak hanya bagi warga Kota Kediri, tetapi juga masyarakat dari luar kota,” katanya.
Di sentra kuliner ini, pengunjung dapat menikmati berbagai jenis kuliner khas Kota Kediri. Selain sebagai sarana penataan PKL, sentra kuliner ini juga diharapkan menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Wali kota termuda tersebut juga berpesan kepada para pedagang agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas produk yang dijual. Menurutnya, kebersihan dan mutu produk menjadi faktor penting untuk menjaga kenyamanan pengunjung serta kepercayaan masyarakat.
Kepada PD Pasar dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Vinanda meminta agar pengawasan, pembinaan, dan evaluasi terus dilakukan secara berkelanjutan agar UMKM yang menempati sentra kuliner dapat berkembang secara optimal.
“Jangan hanya menyediakan tempat, tetapi pendampingan juga harus terus dilakukan agar produk UMKM di sini semakin dikenal luas,” tegasnya.
Usai peresmian, Wali Kota Kediri meninjau satu per satu lapak pedagang di Sentra Kuliner Pasar Banjaran. Ia juga membeli dan mencicipi sejumlah kuliner yang dijajakan, diiringi alunan musik hiburan. [van/nov.gat]

