Surabaya, Bhirawa
Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya menggelar Karya Projeck 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Graha Utama BBPMP Provinsi Jatim di Jl Ketintang Wiyata Surabaya, Sabtu (20/12) lalu.
Sebanyak 502 siswa bersama orang tuanya memadati Gedung BBPMP Jawa Timur, untuk melihat hasil projeck pembelajaran bertajuk ‘The Habit Journey: From Little Steps to Big Impacts’ ini sekaligus pengambilan rapor semester ganjil tahun ajaran 2025-2026.
Menurut Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya, Ustadazh Norma Setyaningrum MPd, event ini bukan sekadar seremoni, melainkan muara dari proyek yang telah dilaksanakan siswa selama dua pekan di sekolah. Setiap jenjang kelas memilih satu dari tujuh kebiasaan baik untuk didalami dan dipraktikkan.
“Di proyek ini, para siswa belajar mengidentifikasi masalah di lingkungan mereka. Misalnya, kelas II mengambil tema ‘Tidur Cepat’. Mereka mendata berapa banyak teman yang masih tidur larut malam, lalu mencari solusinya melalui literasi dan karya kreatif,” ujarnya.
Ustadzah Norma menjelaskan, solusi konkretnya siswa kelas II menciptakan produk berupa bantal dan lampu tidur buatan sendiri. Produk-produk ini digunakan sebagai stimulasi agar para siswa lebih bersemangat untuk membiasakan tidur tepat waktu demi kesehatan dan kecerdasan.
Ustadzah Norma menegaskan, pada event ini, terdapat enam kebiasaan yang dipamerkan para siswa dari kelas I hingga kelas VI, di antaranya, senang beribadah, tidur cepat, berolahraga, gemar belajar, bermasyarakat dan disiplin. Ada satu kebiasaan belum masuk hari ini, yaitu makan makanan bergizi.
“Sedangkan 6 kebiasaan yang dipresentasikan melalui perform dengan berbagai media seperti produk fisik, gerak lagu, puisi, tari, hingga drama. Dan pihak sekolah berharap, melalui keterlibatan orang tua dalam melihat hasil karya anak-anaknya, akan tercipta sinergi untuk menjaga konsistensi kebiasaan baik para siswa selama di rumah.
“Harapan kami, anak-anak dan orang tua terus semangat melakukan kebiasaan baik ini secara istiqomah dan konsisten agar karakter Anak Indonesia Hebat benar-benar terbentuk,” tandasnya.
Sementara itu, Silvi Ayu Wulansari SFarm M Farm Apt, orang tua siswi Sachi Alesha Natania, kelas II Sopan, memberikan apresiasi dengan Gelar Karya Projeck 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang digelar SD Muhammadiyah 24 Surabaya.
Menurut Silvi, putrinya yakni Sachi merupakan siswa salah satu sekolah swasta SD di Sidoarjo dan baru ketika naik kelas II pindah di SD Muhammadiyah 24 Surabaya ini. Namun banyak sekali perbedaan terkait kurikulum, proses pembelajaran sampai pembentukan karakter anak-anak.
Silvi menjelaskan, untuk SD Muhammadiyah 24 ini pembentukan karakternya sangat luar biasa. Kalau dari ilmu pengetahuannya mungkin di setiap sekolah memiliki kurikum yang hampir sama, namun berbeda terkait pembentukan karakter.
“Tidak semua sekolah bisa membentuk karakter anak yang baik, karena kurikulumnya berbeda. Namun di SD Muhammadiyah 24 itu saya merasakan pembentukan karakter anak dibentuk dari hal-hal kecil, disesuaikan dengan kelasnya mulai dari hal kecil, contohnya di kelas II ini, pembentukan karakternya dengan membiasakan tidur cepat. Seperti kita tahu anak-anak usia dini harus tidur cepat, setidaknya jam 21.00 sudah tidur. Hal ini ada kaitannya dengan perkembangan otaknya, kesiapan untuk belajar dan hal itu sangat mendukung,” jelas Silvi yang mengaku anaknya pindahan dari salah satu sekolah swasta di Sidoarjo ini.
Silvi menegaskan, namun di sekolah sebelumnya pembentukan karakter itu tidak begitu diperhatikan. Namun di SD Muhammadiyah 24 ini pembentukan karakter sangat diperhatikan oleh ustadz-ustadzahnya mulai dari hal-hal kecil.
Sedangkan salah satu siswa kelas VI Genius, Alifah Rahmah Nur Adibah yang mengikuti Projeck Gemar Olah Raga yakni FlasMob, Pacu Jalur mengaku sangat senang bisa perform Senam Pacu Jalur bersama seluruh siswa kelas VI dihadapan para orang tua dan guru.
“Saya senang bisa ikut Projeck Gemar Berolah Raga. Harapannya badan saya selalu sehat, kuat dan nantinya agar bisa berprestasi di bidang Olah Raga,” katanya. [fen.wwn]

